sehat
Waspada, Kanker Nasofaring Bisa Menyerang Siapa Saja!
Rabu, 25 Mei 2016 15:23
SIAPA saja berpotensi mengidap kanker nasofaring. Kasus kanker nasofaring biasanya terjadi di negara-negara berkembang. Misalnya saja di Indonesia, kanker nasofaring terjadi karena banyak orang yang bersinggungan dengan asap.
"Misalnya saja di RS Dharmais, banyak pasien wanita dari Sumatra Barat yang mengidap kanker nasofaring. Mereka yang masih menggunakan tungku dan kayu bakar saat memasak berpotensi besar terkena kanker jenis ini," tutur Dr. dr. Cita Herawati, SpTHT-KL, pada acara "Pengobatan Paripurna pada Kanker Nasofaring" di Grand Sahid Jaya, Rabu (25/5/2016).
Dr. Cita menambahkan bahwa mereka yang merokok dan sering menggunakan obat nyamuk asap adalah orang yang berpotensi terkena penyakit kanker nasofaring, bahkan polusi udara sekalipun.
"Bahkan, saya menemukan kanker nasofaring terjadi pada anak berusia 4 tahun karena ayahnya merokok. Siapapun bisa terkena kanker nasofaring," kata Dr. Cita lagi.
Orang-orang yang sering bersinggungan dengan asap dari pembakaran kimia, terutama para pekerja pabrik juga memiliki risiko terkena kanker nasofaring.
"Prevalensi kanker nasofaring di Indonesia, mencapai empat hingga sembilan per seratus juta penduduk. Hanya 15% saja yang bisa ditangani," pungkasnya. (okezone.com)
PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat
PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal
PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang
Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026
Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas
PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube
Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat
Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi
JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal