Waspada, Wanita Modern Rentan Hipertensi
Jumat, 12 Feb 2016 15:55
TREN penyakit hipertensi tak hanya menghantui kaum pria. Kini, wanita pun rawan mengalami masalah tersebut karena perubahan gaya hidup.
Pakar Hipertensi dr Arieska Ann Soenarta SpJP, FIHA mengatakan, saat ini wanita di Indonesia, Thailand, Tiongkok dan Singapura sering mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. Karena, mereka punya beban dan risiko penyakit sama dengan pria.
"Di samping hormonal, gaya hidup wanita sekarang beda dibanding dulu. Contoh ibu saya dulu kerjaannya hanya mengurus anak. Sementara, sekarang wanita bekerja dan juga mengurus rumah tangga. Inilah yang jadi beban penyamaan prevalensi dan kejadian penyakit yang dulu dikuasai kaum pria," terangnya saat press conference The 10th Indonesian Society of Hypertension di Hotel Ritz Carlton, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2016).
Lebih lanjut, dr Ann menambahkan, risiko hipertensi kini juga tak hanya dihadapi oleh wanita yang tinggal di perkotaan, tetapi juga di desa.
"Bahkan di desa-desa juga prevalensi hipertensi lebih tinggi dari orang yang hidup kota. Karena orang kota pengetahuannya lebih tinggi, sementara di desa makanan junk food banyak, tapi mereka tidak tahu bahayanya," paparnya.
Dengan demikian, faktor risiko hipertensi sebisa mungkin harus dilawan dengan mengubah gaya hidup dan memerhatikan behaviour penyakitnya. Terutama bagi wanita, yang kini memiliki beban hidup sama seperti pria.
KPK Tahan 2 Tersangka Terkait OTT Pegawai BPK
Jakarta - KPK menahan dua orang usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pegawai BPK. OTT tersebut merupakan lanjutan dari kasus suap yang melibatkan Bupati Muara Enim nonaktif Ed
Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital Nasional pada Malam Hari
TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga keamanan dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas pada objek vital nasional, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli rutin di kawasan operasional PT Pertami
Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UNM Diganjar Hukuman 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Majelis hakim Pengadilan Negeri Sungguminasa menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara kepada Khaeruddin, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM), dalam perkara kekerasa
607 Personel Disiagakan Kawal Tiga Aksi Demo di Jakpus Hari Ini
Polisi menyiapkan pengamanan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026).Sebanyak 607 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga situ
Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur
Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam