Selasa, 28 Jul 2026

Fashion

Perawatan Kecantikan Payudara Teknologi Tinggi

Kamis, 13 Agu 2015 21:25
Usmagazine
adan seksi Kim Kardashian
MEMILIKI payudara yang kencang adalah dambaan bagi sebagian besar wanita. Tidak hanya dilakukan secara tradisional dan alami menggunakan bahan-bahan tertentu, kini telah tersedia perawatan kecantikan payudara menggunakan teknologi yang dapat membantu mengencangkan payudara Anda.

Terdapat dua jenis perawatan kecantikan payudara menggunakan teknologi alat, yakni IPL (Intense Pulsed Light) breast dan breast treatment. Berikut adalah ulasan selengkapnya sebagaimana diungkapkan oleh dokter Yanvi, dari Cita Beauty Centre Jakarta.

IPL breast

Jenis perawatan ini dilakukan menggunakan teknologi yang menyalurkan sinar prospektrum dengan rentang 500-1200 nanometer. Kemudian, sinar tersebut di-filter lalu akan ditembakkan ke kulit payudara wanita. Ini dilakukan untuk merangsang kolagen di kulit-kulit sekitar payudara dan meregenerasi kulit di sekitar payudara agar lebih cepat tumbuh serta hasilnya payudara akan tampak lebih kencang.

"Rasanya tidak sakit, hanya akan terasa lebih panas di kulit," tutur dokter Yanvi kepada Okezone, beberapa waktu lalu. IPL tidak hanya digunakan untuk perawatan payudara, tetapi dapat pula untuk perawatan wajah serta hair removal. Jenis perawatan IPL breast dibanderol dengan harga Rp450.000 untuk setiap kedatangan.

Breast treatment

Breast treatment dilakukan dengan dua metode, yakni menggunakan radio frekuensi (setrika wajah) dan balut getar. "Kalau yang pertama (radio frekuensi), di sekitar kulit payudara dikasih RF (radio frekuensi) dan nanti akan terasa hangat di kulit. Kalau balut getar, nanti payudaranya akan ditempelkan sebuah alat yang rasanya akan hangat dan bergetar," kata dokter Yanvi. Kegunaannya pun sama, yaitu untuk merangsang kolagen di kulit sekitar payudara, memperbaharui sel-sel kulit mati, dan mengencangkan payudara. Jenis perawatan ini dibanderol dengan harga Rp225.000.

Menurut dokter Yanvi, kedua jenis perawatan kecantikan payudara tersebut perlu dilakukan oleh wanita usia di atas 25 tahun, baik yang belum menikah atau yang sudah menikah. "Sebenarnya tidak ada usia khusus untuk melakukan kedua perawatan tersebut karena memang kegunaannya mengarah ke pemeliharaan dan membuat payudara lebih kencang," ungkapnya.

"Justru semakin tua usia seorang wanita maka hasil treatment menjadi tidak maksimal karena kurang kencang. Sebaiknya dilakukan tergantung dari tingkat kondisi awal seseorang, seandainya masih bagus usia 25 tahunan cukup sebulan sekali. Atau yang sudah pernah menyusui kan cenderung lebih kendur, sebaiknya dilakukan seminggu sekali," tutupnya.
(okezone.com)
Lifestyle
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki