Lifestyle
Tampil Natural, Rambut Panjang Sabai Morscheck Ternyata Jarang Disisir
Jumat, 06 Apr 2018 10:47
BANYAK perempuan yang menganggap bila rambut adalah mahkotanya. Maka tak salah bila beberapa perempuan melakukan sejumlah perawatan untuk menjaga keindahan rambutnya. Terutama bagi mereka yang berambut panjang. Tapi siapa sangka, hal itu tidak berlaku bagi Sabai Morscheck.
Meskipun dirinya memiliki rambut yang panjangnya hampir sepinggang, istri dari Ringgo Agus Rahman itu, tidak melakukan perawatan macam-macam untuk rambutnya. Ditemui dalam sebuah acara di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat baru-baru ini, Sabai menjelaskan bila ia tergolong perempuan yang cuek dan malas mengurusi rambutnya.
"Aku tuh enggak suka ke salon. Ke salon paling buat potong (rambut), buat rapiin ujungnya doang. Udah sih, potong rambut tuh setahun dua kali doang kayaknya deh," tuturnya. Dijelaskan olehnya bila perawatan yang paling sering dilakukan adalah mencuci rambut dengan sampo. Itu pun dilakukannya dua hari sekali.
"Rambut aku tergolong kering makanya aku keramas aja dua hari sekali karena yaitu rambutnya kering dan enggak gampang minyakan. Jadi kalau misalkan abis keramas tuh emang sampe yang kering banget gitu. Paling pakai vitamin rambut, terus sampo doang," timpalnya. Perawatan lain seperti memakai kondisioner tidak dilakukan oleh Sabai karena ia tidak suka rambutnya menjadi lemas.
Walau begitu, dirinya masih melakukan perawatan lain seperti creambath. "Kalau creambath paling aku panggil ke rumah, 'kan sekarang apa-apa bisa dipanggil ke rumah. Itu juga paling dua atau tiga bulan sekali bahkan lebih kali," jawab Sabai. Dijelaskan ibu satu orang anak ini cara yang ia pilih untuk membuat rambutnya tetap terlihat sedap dipandang adalah mengeritingnya.
"Rambut ini aku keritingin, aku digital wave, karena aku enggak suka yang terlalu lurus dan terus rambut aku tuh kadang lurusnya ada yang ke mana-mana gitu. Jadi sekalian aku keritingin aja deh, jadi enggak aku apa-apain. Jadi yaudah mau berantakan mau apa, aku juga emang enggak suka sisiran," paparnya.
Ada dua cara yang sering dipilih oleh Sabai untuk rambutnya yaitu digerai atau diuntel atau dikenal dengan istilah cepol. Cara tersebut membuat keriting di rambutnya bertahan lama. Di sisi lain, ibu dari Bjorka itu belum ingin mengganti model rambutnya seperti dipotong pendek.
"Aku dari dulu emang selalu panjang (rambutnya), jadi kaya sudah kebiasaan gitu loh. Kalau misalkan dipotong pendek itu pengin tapi takut enggak siap mental, takut nyesel. Jadi kaya yaudahlah aku mikirnya selagi rambut aku masih kuat biarin aja lah panjang. Nanti kalau yang rontoknya edan, udah semakin bertambah umur semakin tipis, baru aku potong pendek deh," pungkasnya.
(okezone.com) Lifestyle
Dramatis, Damkar dan Tim Medis di Makassar Bersinergi Lepaskan Mesin Penggiling dari Tangan Pasie
Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dalam proses penanganan seorang pasien berini
KPK Lelang Barang Rampasan Kasus Taspen dan Kemnaker, Ini Waktunya
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari perkara PT Taspen dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Hari Anti Korupsi Se-Dunia.Direktur Pelacakan Aset, Pengelola
Bahlil: Indonesia Setop Impor Solar Berkat Biodiesel, Kini Fokus Kurangi Impor Bensin
Menteri Eneri dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut program biodiesel berbasis minyak sawit telah membantu Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BB
500 Personel Gabungan Disiagakan Amankan MTQ Ke-44 Riau dan Pacu Jalur Rayon II di Kuansing
KUANSING â€" Sebanyak 500 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 dan Pacu Jalur Rayon II yang akan digelar di Kabupaten
Riau Ikuti Kick-Off Pemdi 2026, Transformasi Digital Pemerintah Makin Dipercepat
PEKANBARU â€" Pemerintah pusat terus mendorong transformasi tata kelola pemerintahan melalui perubahan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintahan Digital (Pemdi). Transformasi