Minggu, 14 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Unik, Seorang Istri Gugat Cerai Suami karena Terlalu Cinta

Lifestyle

Unik, Seorang Istri Gugat Cerai Suami karena Terlalu Cinta

Selasa, 27 Agu 2019 08:47

Sebuah peristiwa unik terjadi di Uni Emirat Arab, seorang istrimengugat cerai suami karena merasa terlalu cinta. Peristiwa tersebut tentu saja bikin heboh publik. Jika banyak orang bercerai karena cinta lagi, kasus ini justru terjadi sebaliknya.

Melansir dari oddirycentral.com, Sabtu, 24 Agustus 2019 kasus yang hampir tak terduga dari seorang wanita yang memutuskan untuk menceraikan suaminya setalah setahun menikah. Tak hanya cinta, mereka pun tak sekalipun berdebat.

Boleh jadi terlalu banyak hal baik memang bisa berbahaya dalam jangka panjang. Wanita ini menggugat cerai suaminya di Pengadilan Syariah di Fujairah. Ia menggugat cerai karena merasa dicekam oleh cinta dan kasih sayang.

Untuk membuat masalah menjadi "lebih buruk", sang suami diduga tidak pernah berdebat dengannya selama pernikahan mereka dan bahkan membantunya dengan tugas-tugas rumah seperti membersihkan rumah.

"Dia tidak pernah meneriaki saya atau menolak saya. Saya tercekik oleh cinta dan kasih sayang yang ekstrem. Dia bahkan membantu saya membersihkan rumah," kata wanita malang itu saat di pengadilan.

Suatu kali, sang istri sempat merindukan perselisihan dirinya dengan sang suami. Namun, mustahil hal itu terjadi karena suaminya yang romantis yang selalu memaafkan dan menghujani istrinya dengan hadiah.

"Saya butuh diskusi nyata, bahkan argumen, bukan kehidupan kepatuhan yang bebas kerepotan ini," ungkap sang istri.

Hadir di pengadilan selama pemeriksaan pendahuluan, sang suami memberi tahu para hakim yang terkejut bahwa ia merasa tidak melakukan kesalahan, dan bahwa satu-satunya tujuan adalah "menjadi suami yang sempurna dan baik hati". Namun, sepertinya keinginannya yang berlebihan untuk menyenangkan istrinya membuat sang istri justru ingin bercerai.

Suaminya mengakui ia berusaha keras untuk menyenangkan istrinya. Ia memberi tahu hakim bahwa suatu kali, ketika dia mengeluh tentang berat badannya, ia melakukan diet dan mulai berolahraga. Ia bahkan menderita patah tulang kaki sebagai hasil dari usahanya itu. Namun, ia tetap meminta pengadilan untuk menasihati istrinya agar mempertimbangkan kembali.

"Tidak adil untuk menilai pernikahan sejak tahun pertama, dan semua orang belajar dari kesalahan mereka," kata pria itu, menurut Khaleej Times. Beruntung baginya, pengadilan menunda kasus ini untuk memberi kedua pihak kesempatan untuk berdamai.

sumber : liputan6.com

Lifestyle
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Mar 2026 14:58

    Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan

    JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe

  • Senin, 16 Mar 2026 15:21

    Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya

    JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa

  • Senin, 16 Mar 2026 15:17

    Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan

    JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja

  • Sabtu, 14 Mar 2026 14:18

    Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial

    JAKARTA  - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya

  • Sabtu, 07 Mar 2026 14:31

    Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

    JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.