Kamis, 21 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Darurat Sampah di Pekanbaru, Polda Riau Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis

Lingkungan

Darurat Sampah di Pekanbaru, Polda Riau Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Mar 2026 15:37
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU - Krisis sampah di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau kini memasuki fase darurat yang membutuhkan penanganan luar biasa. Penumpukan sampah di TPA Muara Fajar yang sudah overcapacity menjadi ancaman bencana ekologis dan sosial.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pemkot Pekanbaru pada Kamis (5/3/2026) siang tadi mengecek ke lokasi. Kapolda mengimbau agar masalah sampai ini segera dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan bencana ekologis.

"Jika tidak segera diintervensi, metode open dumping berpotensi memicu bencana kebakaran gas metana, pencemaran lingkungan akut, hingga kelumpuhan sistem tata kelola kota yang dapat memicu konflik sosial di masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Kamis (5/3/2026).

Berdasarkan data Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS), dengan populasi lebih dari 1,16 juta jiwa, total timbulan sampah di Pekanbaru pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai angka yang fantastis, yakni 1.378,37 ton per harinya. Dari jumlah tersebut, ratusan ton bermuara di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Muara Fajar yang saat ini telah mencapai kondisi over capacity.

Selama bertahun-tahun, metode pengelolaan sampah di lokasi seluas belasan hektare tersebut masih berkutat pada sistem open dumping (pembuangan terbuka) yang sangat tidak memadai dan berisiko tinggi. Keterbatasan alat berat, akses jalan yang rusak, serta pengelolaan air lindi yang belum optimal memperparah situasi ini.

Lingkungan yang kumuh dan tidak teratur (disorder) secara sosiologis dapat menjadi inkubator kejahatan dan menurunkan produktivitas warga. Lebih dari sekadar masalah kebersihan, tumpukan sampah ini adalah bom waktu.

Oleh karena itu, TPA Muara Fajar tidak lagi cukup dipertahankan dengan pola lama. Dibutuhkan sebuah transformasi fungsi, tata kelola yang menyeluruh, serta sentuhan teknologi modern untuk menyelesaikan krisis ini dari akarnya.

Lebih lanjut, Pandra mengatakan untuk mengatasi persoalan tersebut, Kapolda Riau menawarkan pengelolaan sampah berbasis waste-to-energy (WTE) ke pihak Pemkot Pekanbaru. Dengan teknologi WTE, sampah dikelola menjadi sumber energi Pembangkit Listrik Tenaga Biogas.

"Bapak kapolda menawarkan teknologi WTE untuk mengelola sampah menjadi energi, yang tentunya hal ini sejalan juga dengan semangat Green Policing," katanya. 
Sumber: GoRiau.com

Lingkungan
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 10:36

    DLHK Antisipasi Penumpukan Sampah saat Harri Raya Idulfitri

    PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra SIP MSi telah mengantisipasi terjadinya lonjakan dan penumpukan sampah saat Hari Raya Idulfitri 1447 H.

  • Rabu, 18 Mar 2026 08:45

    Selamatkan Tesso Nilo, Negara Hadir Lindungi Gajah Sumatera

    PELALAWAN - Upaya penyelamatan Gajah Sumatera kian mendapat perhatian serius. Hal ini terlihat dari kunjungan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Siti Hediati Hariyadi dan Raja Juli

  • Senin, 16 Mar 2026 13:10

    Mantan Gubri Apresiasi Pengaspalan Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang

    PEKANBARU - Setelah hampir satu dekade berada dalam kondisi rusak dan tidak tersentuh perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Ru

  • Senin, 16 Mar 2026 08:48

    Akhir Penantian 10 Tahun, Jalan Teluk Leok Akhirnya Mulus di Tangan Agung Nugroho

    PEKANBARU - Setelah hampir 10 tahun terbengkalai tanpa perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diaspal kembali sepanjang 2,5 kilometer oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di ba

  • Jumat, 13 Mar 2026 22:09

    Operasional Perusahaan Kami Masih Berjalan

    Bagansiapiapi-Menanggapi  pemberitaaan Spiritriau. tertanggal 10  Maret 2026  mengenai Plt Gubernur Riau : Izin Konsesi PT Diamond Raya Timber Habis adalah tidak benar Bahwa yang benar

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.