Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Prabowo soal Protes Prof Australia: Bumbu Kecil yang Nggak Penting

Nasional

BPN Prabowo soal Protes Prof Australia: Bumbu Kecil yang Nggak Penting

Sabtu, 15 Jun 2019 16:13
Detik.com
Foto: Priyo Budi Santoso
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi protes Guru Besar Hukum University of Melbourne, Australia, Tim Lindsey yang tak terima artikelnya dikutip oleh tim hukum Prabowo-Sandi. BPN menilai protes Lindsey itu tak penting karena tim hukum Prabowo hanya mengutip sesuai yang beredar dan banyak dikutip masyarakat.

"Ya kita hormati saja (protes Lindsey), tapi hak kami juga untuk meng-quote pandangan yang memang sudah tersebar di berbagai media dari pernyataan yang bersangkutan," kata Wakil Ketua BPN, Priyo Budi Santoso di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6/2019).

Menurut Priyo, artikel Lindsey bukanlah satu-satunya yang dikutip Prabowo-Sandi, sehingga dia menilai protes Lindsey tidak lah penting. Meski begitu, dia mempersilakan jika ada koreksi dalam kutipan itu.

"Tapi kan dia bukan satu-satunya yang punya pandangan untuk kami jadikan bukti. Karena itu, nggak terlalu penting dari sang pengamat politik Australia. Itu hanya bumbu-bumbu kecil yang nggak penting. Kalau ada koreksi, dan seterusnya, silakan. Tapi kan kami meng-quote dia pada saat itu dan itu sah. Salahnya dia tidak konsisten," ucap Priyo.

Sebelumnya, Tim Lindsey menyampaikan keberatan terkait artikelnya yang dikutip oleh tim hukum Prabowo-Sandiaga. Lindsey menjelaskan dirinya tidak pernah menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) otoriter dalam artikelnya.

Selain itu, Tim mengatakan tim hukum Prabowo-Sandiaga menggunakan artikelnya di luar konteks, sehingga tidak bisa menjadi referensi bagi argumen mereka dalam sidang sengketa Pilpres 2019. Selain itu, kata Lindsey, tim hukum Prabowo tidak meminta izin untuk mengutip artikelnya.

"Artikel yang saya tulis membahas soal kesulitan politik yang dihadapi Jokowi pada tahun 2017. Saya tidak pernah mengatakan Jokowi otoriter seperti klaim tim hukum Prabowo. Saya juga tidak pernah sebutkan ada kecurangan dalam pemilu," kata Tim Lindsey, Sabtu (15/6).


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 16:47

    Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

    RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:26

    Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai

    PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:22

    Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen

    PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:15

    FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba

    PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:12

    Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba

    BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.