Rabu, 20 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bea Cukai Koordinasi dengan Sejumlah Pihak Telusuri E-KTP Palsu dari Kamboja

Nasional

Bea Cukai Koordinasi dengan Sejumlah Pihak Telusuri E-KTP Palsu dari Kamboja

Sumber : Okezone.com
Jumat, 10 Feb 2017 09:36
Okezone.com
ilustrasi
JAKARTA-Ditjen Bea Cukai melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah pihak, di antaranya kepolisian, Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Dalam Negeri/Dukcapil untuk menyelidiki E-KTP palsu dari Kamboja.

Sementara itu, Ditjen Bea Cukai membantah telah mempersulit DPR melakukan konfirmasi atas beredarnya berita terkait masuknya kartu tanda penduduk (KTP) palsu melalui kantor Bea Cukai Soekarno Hatta.

Direktur Jenderal Bea Cukai (DJBC), Heru Pambudi menjelaskan, justru sebaliknya kunjungan resmi Anggota Komisi II DPR yang dipimpin Agung Widyantoro tersebut diterima dengan baik.

"Berdasarkan laporan dari lapangan Jumar 3 Februari 2017 didapati pengiriman barang melalui Fedex berupa 36 lembat KTP, 32 lembar kartu NPWP, satu buku tabungan dan satu buah kartu ATM," kata Heru kepada awak media di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Heru memaparkan bahwa barang kiriman tersebut berasal dari Kamboja dan belum diketahui motif apa yang mendasarinya. Pasalnya, jajarannya telah melakukan pengecekan secara rutin atas barang-barang yang dikirimkan.

"Pemeriksaan dilakukan baik atas dokumen maupun fisik barang dengan menggunakan alat bantu X-ray. Pemeriksaan dilakukan bersama dengan petugas Fedex. Jadi ini sebenarnya kegiatan rutin," jelasnya.

Saat ini, Heru menerangkan tengah melakukan pendalaman bersama dengan pihak Kepolisian, Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Dalam Negeri/Dukcapil untuk menelusuri paket kiriman itu.

"Kami tengah berkoordinasi intensif untuk mengetahui motif dari pengiriman barang-barang tersebut. Kalau melihat ada KTP, NPWP, Buku Tabungan, dan Kartu ATM, bisa jadi pengiriman ini terkait dengan rencana kejahatan siber, kejahatan perbankan, atau pencucian uang. Untuk memastikannya, perlu waktu untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut," tutup Heru. (Okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 16:47

    Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

    RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:26

    Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai

    PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:22

    Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen

    PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:15

    FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba

    PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:12

    Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba

    BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.