Nasional
Bertemu Perempuan Arus Bawah, Jokowi Cerita Perjuangan Sang Ibu
Rabu, 06 Mar 2019 11:38
Pertemuan Jokowi dengan Perempuan Arus Bawah tersebut berlangsung di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/3/2019). Pertemuan yang dihadiri sekitar 500 perempuan itu bertema 'Bersama Memperkuat Bangsa'. Di awal pertemuan, ditampilkan video yang berisi tentang perjuangan kaum ibu di Indonesia.
"Pagi hari ini saya sangat berbahagia sekali dan tadi yang disampaikan di layar adalah aktivitas-aktivitas yang sangat luar biasa bagaimana perjuangan memotivasi dari ibu-ibu aktivis yang tadi banyak berkaitan dengan urusan ekonomi, KDRT, hukum, lingkungan," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan dirinya berharap masih lebih banyak lagi prestasi yang bisa ditorehkan oleh perempuan Indonesia. Dia juga meyakini perempuan memiliki peran sangat penting dalam keluarga.
"Saya percaya peran sentral perempuan dalam mendidik anak-anak kita dan menopang ekonomi keluarga," katanya.
Bicara soal perempuan, Jokowi teringat dengan ibundanya Sudjiatmi. Dia terkenang hidup masa kecilnya di mana peran ibu sangat penting dalam keluarga.
"Saya lahir di bantaran sungai, pinggir kali. Orang tua saya jualan bambu dan kayu. Tahun 70-an rumah saya digusur, tidak diberi ganti rugi saat itu. Bingung cari rumah. Kami pernah 4 kali ngontrak, pindah rumah. Saya rasakan betul betapa perjuangan seorang ibu dalam mengayomi, mendidik anak begitu beratnya. Saya rasakan betul. Terutama dari sisi ekonomi," katanya.
Berangkat dari pengalaman masa kecilnya itu, Jokowi terinspirasi untuk membuat program yang bisa membantu kaum ibu dalam mengayomi dan mensejahterakan keluarga. Program tersebut yakni Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
"Misal UMi, kredit ultra mikro yang telah kita berikan lebih dari 1 juta nasabah. Kemudian 'Mekaar', untuk ekonomi mikro dan kecil. Yang hampir 99 persen pesertanya ibu-ibu. Sudah mencapai 4,2 juta yang ikut di sini. Saya sering bertemu mereka dan senang ada ibu-ibu yang sebelumnya jualan gorengan, setelah dapat pinjaman Rp 2 juta bisa tambahan jualan bakso, yang dulu jual bakso bisa jual nasi uduk. Sehingga ekonomi keluarga terdukung," katanya.
AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Negara NATO Polandia, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) tiba-tiba membatalkan rencana pengerahan 4.000 tentara ke negara NATO; Polandia. Pembatalan ini diungkap para pejabat Amerika pada hari Jumat, seiring Washington mengatur ulang pa
Jual Sabu, Ibu Muda di Bengkalis Ditangkap Polisi
BENGKALIS-Tekanan ekonomi diduga menjadi alasan seorang ibu muda di Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu, nekat terjun ke bisnis haram narkotika jenis sabu. Namun, langkah pintas tersebut justru me
Sedang Asyik Nyabu, Dua Warga Sintong Diamankan Tim Gabungan Intel Korem dan Kodim 0321/Rohil
ROHIL-Dua terduga penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu tak berkutik saat diamankan tim gabungan Intel Korem 031/WB bersama Unit Intel Kodim 0321/Rohil yang dipimpin Letda Inf Nurahmad.Penangkapan
Prabowo Bangga Beras dan Pupuk RI Laris Manis Dibeli Negara Lain.
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Prabowo mengatakan negara-negara lain bahkan membeli beras
Sopir Ngantuk, Truk Muat Batu Bata Kecelakaan Tunggal di MT Haryono.
Jakarta - Sebuah truk muatan mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan MT Haryono, Jakarta Timur atau Layang Cawang Kompor, pagi tadi. Truk tersebut menuju ke arah Halim Perdana Kusuma."05.44 Sebuah