Rabu, 20 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Dian Calon Pengantin Bom Bunuh Diri TKI, Begini Penjelasan Nusron Wahid

Nasional

Dian Calon Pengantin Bom Bunuh Diri TKI, Begini Penjelasan Nusron Wahid

Sumber: tribunnews.com
Senin, 12 Des 2016 08:35
Capture Youtube
Tim Pusat Laboratorium Forensik, Labfor, Mabes Polri, melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan bom di rumah indekos Di Bintara Jaya, Bekasi, Jawa Barat.
JAKARTA - Badan nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) membenarkan Dian Yulia Novi merupakan TKI yang terdaftar secara prosedural di lembaganya.

Wanita asal Kabupaten Cirebon itu disiapkan sebagai 'pengantin' bom bunuh diri di Istana Negara. Personel Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap Dian dan dua pria di Bekasi beberapa waktu lalu.

"Memang benar yang bersangkutan tercatat sebagai TKI," ungkap Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dalam keterangan resmi menanggapi penangkapan TKI dalam kasus teror, Minggu (11/12/2016).

"Kami memang sudah sejak lama memberikan warning kepada TKI agar hati-hati karena memang gerakan ISIS dan teror menyasar TKI untuk direkrut," ia menambahkN.

Berdasarkan data di BNP2TKI, Dian lahir di Cirebon, 4 Juli 1985. Ia memegang paspor bernomor AN537753 dengan tanggal paspor 26-1-2010 dan nomor visa 571095/62.

Saat itu Dian menjadi TKI tujuan Oman dan diberangkatkan PPTKIS Hijrah Amal Pratama. Dian bekerja sebagai women worker di Oman dengan majikan Hamad Saleem Mansour.

Dikatakan Nusron, setiap pemberangkatan BNP2TKI sudah mengetatkan dan mencegah agar para TKI kebal dari doktirn orang atau organisasi teroris.

Ia menambahkan, dalam Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) juga ditekankan bagaimana nilai-nilai Pancasila sebagai penangkal ketika menghadapi doktirn teroris yang mengatasnamakan jihad.

"Dalam penyuluhan terhadap TKI di luar negeri, BNP2TKI juga menggandeng Badan Nasional Penanganan Teroris untuk mengantisipasi TKI yang hendak bergabung dengan ISIS atau kelompok-kelompok teroris lainnya," ujar dia.

Dengan terungkapnya Dian, Nusron kembali mengingatkan para TKI di luar negeri atau masyarakat yang punya minat bekerja sebagai TKI untuk benar-benar hati-hati terhadap ajakan seseorang melalui doktrin-doktrin yang mengatasnamakan agama maupun jihad (tribunnews.com)
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 16:47

    Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

    RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:26

    Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai

    PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:22

    Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen

    PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:15

    FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba

    PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:12

    Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba

    BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.