Sabtu, 16 Mei 2026

Johan Budi Akui Kinerja KPK "Kedodoran"

Kamis, 08 Okt 2015 09:12
Okezone
Johan Budi
JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengakui, sejak terjadi hiruk pikuk penangkapan dua mantan pimpinan KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto, kerja dan kinerja KPK menjadi "kedodoran".

"Penanganan perkara di bulan-bulan kedua (2015) itu agak mandek. Tetapi setelah itu, kalau dilihat banyak perkara baru. Waktu itu target kita hanya menyelesaikan 36 perkara. Tapi hasilnya lebih dari itu," jelasnya di Gedung KPK, Kuningan Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, banyak perkara baru yang ditangani KPK. Dan perkara tersebut cukup besar, baik dari sisi nilai maupun dari sisi perkara itu sendiri.

"Perkara yang terlibat adalah tokoh-tokoh dan bisa disimpulkan itu bukan perkara kecil. Beberapa waktu lalu juga dilakukan dinaikkan ke proses penyidikan beberapa perkara. Sehingga menurut saya, KPK sudah mulai bangkit kembali dan seperti yang saya sampaikan speed up dilakukan hampir setiap minggu," tuturnya.

Johan juga mengomentari perkara lama yang masih "mangkrak" dan belum ada tindak lanjut seperti Century dan Hambalang. Menurutnya, perkara tersebut bukan tidak ditindaklanjuti, namun khusus untuk kasus Century, pihak KPK belum menerima salinan putusan. Begitu juga dengan Hambalang, KPK harus menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan status tersangka.

"Century bukan tidak ditindaklanjuti seperti yang disampaikan oleh pimpinan KPK, bahwa sampai hari ini kami masih belum menerima salinan putusan. Kalau Hambalang, untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka harus didukung bukti permulaan yang cukup. KPK belum menemukan bukti yang cukup," pungkasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:34

    AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Negara NATO Polandia, Ada Apa?

    Amerika Serikat (AS) tiba-tiba membatalkan rencana pengerahan 4.000 tentara ke negara NATO; Polandia. Pembatalan ini diungkap para pejabat Amerika pada hari Jumat, seiring Washington mengatur ulang pa

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:27

    Jual Sabu, Ibu Muda di Bengkalis Ditangkap Polisi

    BENGKALIS-Tekanan ekonomi diduga menjadi alasan seorang ibu muda di Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu, nekat terjun ke bisnis haram narkotika jenis sabu. Namun, langkah pintas tersebut justru me

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:16

    Sedang Asyik Nyabu, Dua Warga Sintong Diamankan Tim Gabungan Intel Korem dan Kodim 0321/Rohil

    ROHIL-Dua terduga penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu tak berkutik saat diamankan tim gabungan Intel Korem 031/WB bersama Unit Intel Kodim 0321/Rohil yang dipimpin Letda Inf Nurahmad.Penangkapan

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:12

    Prabowo Bangga Beras dan Pupuk RI Laris Manis Dibeli Negara Lain.

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Prabowo mengatakan negara-negara lain bahkan membeli beras

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:06

    Sopir Ngantuk, Truk Muat Batu Bata Kecelakaan Tunggal di MT Haryono.

    Jakarta - Sebuah truk muatan mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan MT Haryono, Jakarta Timur atau Layang Cawang Kompor, pagi tadi. Truk tersebut menuju ke arah Halim Perdana Kusuma."05.44 Sebuah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.