Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jokowi Tega Lihat Masyarakat Mati karena Kabut Asap

Jokowi Tega Lihat Masyarakat Mati karena Kabut Asap

Kamis, 08 Okt 2015 11:57
Antara
Presiden Jokowi
JAKARTA - Siti Hediati alias Titiek Soeharto geram dengan kebakaran hutan dan lahan yang tak kunjung berhenti. Selain kerusakan lingkungan, kabut asap yang ditimbulkan semakin parah dengan mengakibatkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi masyarakat Sumatera dan Kalimantan.

"Kabut asap ini harus bisa ditanggulangi secepatnya karena ini pembunuhan secara perlahan-lahan dan ini pembunuhan massal kalau didiamkan saja," ungkap Titiek saat dihubungi, Kamis (8/10/2015).

Titiek mengkritik langkah Presiden Jokowi yang sibuk mengamati kebakaran hutan tanpa mengeluarkan gebrakan besar. Dia khawatir, banyak nyawa yang tak tertolong nantinya jika dibiarkan berlarut-larut.

"Katanya Presiden (Jokowi) sedang mengamati, loh kok diamati? Kalau diamati keburu mati. Masak tega banget sih, bertindak dong," sindir Titiek.

Anggota DPR itu juga heran dengan sikap pemerintah yang masih enggan menerima bantuan dari luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. Menurutnya, pemerintah harus jujur dengan kemampuannya untuk menangani kebakara hutan dan lahan tahun ini.

"Kalau ada negara lain membantu, kalau kita enggak mampu, ya bilang saja kita tak mampu. Kalau ada negara lain yang bantu, ya terima saja bantuan itu," tegasnya.

Titiek bahkan menganggap kejadian ini sudah bisa disebut sebagai bencana nasional karena jumlah korban dan dampaknya bagi kesehatan di masa mendatang.

"Bukan satu-dua orang saja yang akan mati gara-gara ini, tapi sudah ribuan orang yang akan terpengaruh. Mungkin tidak mati sekarang tapi organ-organ tubuhnya pasti akan rusak kedepannya. Itu tolong dipikirkann jangan cuma bilang kami sedang amati. Do something," cecarnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:34

    AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Negara NATO Polandia, Ada Apa?

    Amerika Serikat (AS) tiba-tiba membatalkan rencana pengerahan 4.000 tentara ke negara NATO; Polandia. Pembatalan ini diungkap para pejabat Amerika pada hari Jumat, seiring Washington mengatur ulang pa

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:27

    Jual Sabu, Ibu Muda di Bengkalis Ditangkap Polisi

    BENGKALIS-Tekanan ekonomi diduga menjadi alasan seorang ibu muda di Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu, nekat terjun ke bisnis haram narkotika jenis sabu. Namun, langkah pintas tersebut justru me

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:16

    Sedang Asyik Nyabu, Dua Warga Sintong Diamankan Tim Gabungan Intel Korem dan Kodim 0321/Rohil

    ROHIL-Dua terduga penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu tak berkutik saat diamankan tim gabungan Intel Korem 031/WB bersama Unit Intel Kodim 0321/Rohil yang dipimpin Letda Inf Nurahmad.Penangkapan

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:12

    Prabowo Bangga Beras dan Pupuk RI Laris Manis Dibeli Negara Lain.

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Prabowo mengatakan negara-negara lain bahkan membeli beras

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:06

    Sopir Ngantuk, Truk Muat Batu Bata Kecelakaan Tunggal di MT Haryono.

    Jakarta - Sebuah truk muatan mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan MT Haryono, Jakarta Timur atau Layang Cawang Kompor, pagi tadi. Truk tersebut menuju ke arah Halim Perdana Kusuma."05.44 Sebuah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.