Pembelian Helikopter Mewah untuk Presiden Jokowi Dikecam
Senin, 23 Nov 2015 08:56
"Menurut hemat saya, sudah saatnya mengganti helikopter kepresidenan. Tapi akan lebih bijak bila menggunakan produk dalam negeri saja dan sesuai dengan amanah UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan," ujar Hasanuddin dalam keterengan yang diterima Okezone, Senin (23/11/2015).
Menurut dia, Superpuma memang sudah layak diganti untuk menunjak keamanan dan kenyamanan Presiden dan Wakil Presiden serta para tamu VVIP dalam melakukan kunjungan ke daerah-daerah yang tak terjangkau. Namun, ada baiknya pemerintah membeli produk PT Dirgantara Indonesia dengan harga yang lebih murah.
"Dengan membeli produk dalam negeri, maka negara untung sebesar 30% dari harga dasar setidaknya dalam bentuk material dari dalam negeri . Dan mampu mempekerjakan minimal 700 orang selama setahun dengan investasi skill untuk anak bangsa yang terus berkembang," ungkap Hasanudin.
Politikus PDIP ini mengatakan, tak hanya pembeliannya yang cukup mahal, ketersedian suku cadang juga seharusnya menjadi pertimbangan pihak TNI AU dalam membeli helikopter canggih buatan perusahaan joint venture Inggris-Italia itu. Menurut dia, untuk suku cadang buatan dalam negeri akan lebih murah dan terjamin ketersediaannya.
"Layanan purna jual (setelah pembelian), perawatan dan pengadaan suku cadangnya pun akan lebih murah dan terjamin. Sementara untuk suku cadang Agusta pasti akan lebih mahal dalam status impor dan tak ada jaminan tidak diembargo," tukas dia.
Sebelumnya diberitakan, bila Presiden Jokowi bakal punya kendaraan baru, helikopter super mewah AgustaWestland AW-101. Rencananya, heli canggih buatan perusahaan joint venture Inggris-Italia tersebut tiba pada April 2016. Selain untuk Presiden Jokowi, heli yang didatangkan TNI Angkatan Udara (AU) itu juga diperuntukkan untuk tamu VVIP.
Pemkab Kepulauan Meranti Apresiasi Khitanan Massal Yayasan Fitrah Madani
SELATPANJANG - Sebanyak 68 anak antusias mengikuti khitanan massal di Pondok Pesantren Darul Fikri, Selatpanjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosial inisiasi Yayasan Fitrah Madani ini sukses menyita pe
Menteri Haji Soroti Layanan Krusial, Dorong Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026 Menyeluruh
Jakarta â€" Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menekankan pentingnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 sebagai wadah identifikasi kekurangan.
Polda Papua Tengah Sukses Gelar Bhayangkara Fun Run, Ajak Masyarakat Hidup Sehat
Polda Papua Tengah telah sukses menggelar Bhayangkara Fun Run 5K di Nabire, sebuah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Acara ini bertujuan untuk mendukung ma
Pemkab Jayawijaya Dorong Budi Daya Pangan Lokal, Perkuat Ketahanan Pangan Jayawijaya dan Ekonomi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan secara aktif mendorong masyarakat untuk kembali membudidayakan pangan lokal. Inisiatif ini melibatkan 328 kampung di seluruh wilayah Jayawijaya guna
Penembak Pilot AS di Yahukimo KKB Pimpinan Mbalingga
Satgas Operasi Damai Cartenz telah mengungkap hasil dari penyelidikan terkait penembakan yang menimpa pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29). Hasil penyel