Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Olahraga
  • Tim Panjat Tebing Indonesia Gemilang, Dua Pasangan Estafet Campuran Lolos Final Seri Krakow

Tim Panjat Tebing Indonesia Gemilang, Dua Pasangan Estafet Campuran Lolos Final Seri Krakow

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 04 Jul 2026 10:37
Tim panjat tebing Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Dua tim speed estafet campuran berhasil melaju ke putaran final World Climbing Series 2026 di Krakow, Polandia, pada Sabtu WIB. Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi dominasi Merah Putih di olahraga panjat tebing dunia.

Pasangan Antasyafi Robby Al Hilmi/Desak Made Rita serta Raharjati Nursamsa/Rajiah Sallsabillah menjadi wakil Indonesia yang akan berlaga di babak puncak. Mereka menunjukkan performa impresif dalam babak kualifikasi, bersaing ketat dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara. Ini menandai langkah penting bagi delegasi Indonesia.

Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengonfirmasi pencapaian ini. "Mereka (kedua tim) berhasil tembus putaran final," kata Galar saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu. Saat ini, para atlet sedang beristirahat untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan final pada Sabtu malam WIB.

Performa Gemilang di Kualifikasi Estafet Campuran
Dalam babak kualifikasi nomor speed estafet campuran, kedua tim Indonesia menunjukkan kecepatan dan koordinasi yang luar biasa. Pasangan Robby/Desak berhasil menempati peringkat kedua dengan catatan waktu 11,48 detik. Mereka hanya terpaut tipis 0,26 detik dari pasangan Amerika Serikat, Samuel Watson/Emma Hunt, yang memuncaki klasemen dengan catatan waktu 11.22 detik dan mencetak rekor dunia pertama di Speed mixed relay.

Sementara itu, pasangan Raharjati/Rajiah juga tidak kalah cemerlang. Mereka mencatatkan waktu 11,59 detik, menempatkan diri di posisi keempat dari total 32 pasangan yang berpartisipasi. Hasil ini menegaskan konsistensi Tim Panjat Tebing Indonesia dalam persaingan ketat di seri dunia, bahkan Indonesia 2 (Robby/Desak) berhasil mencetak rekor Asia pertama di disiplin ini.

Pencapaian ini bukan hanya sekadar lolos ke final, melainkan juga menunjukkan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. Keberhasilan dua tim sekaligus di nomor estafet campuran menjadi bukti kekuatan dan kedalaman skuad Merah Putih. Ini memberikan harapan besar untuk meraih medali di putaran final yang dijadwalkan pada 3 Juli 2026.

Dominasi Berlanjut di Nomor Speed Perorangan
Sebelumnya, para atlet Tim Panjat Tebing Indonesia juga telah menunjukkan dominasi serupa di nomor speed perorangan. Seluruh atlet Merah Putih yang turun di nomor ini berhasil menembus putaran final. Ini menunjukkan adaptasi dan persiapan yang matang dari seluruh tim, dengan final perorangan dijadwalkan pada 3 Juli 2026.

Di kategori putri, Desak Made Rita, Rajiah Sallsabillah, dan Kadek Ade Asih sukses melaju ke final. Masing-masing mencatatkan waktu terbaik 6,417 detik, 6,5212 detik, dan 6,592 detik di babak kualifikasi. Performa mereka membuktikan kemampuan individu yang sangat kompetitif di antara atlet-atlet terbaik dunia.

Untuk kategori putra, Antasyafi Robby Al Hilmi dan Raharjati Nursamsa juga berhasil melaju ke final. Mereka ditemani oleh Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo, dengan catatan waktu masing-masing 5,16 detik, 4,822 detik, 4,873 detik, dan 5,223 detik. Keberhasilan kolektif ini memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan panjat tebing dunia.

Agenda Selanjutnya dan Dukungan Federasi
Selain nomor speed perorangan dan estafet campuran, ketujuh atlet tersebut juga akan berlaga di dua nomor lain. Mereka dijadwalkan untuk berkompetisi di nomor estafet putra-putri, yang akan dimulai pada Minggu (5/7). Ini menunjukkan jadwal padat dan tantangan yang harus dihadapi para atlet di World Climbing Series Krakow 2026.

Pengiriman atlet-atlet berprestasi ini merupakan inisiatif dari Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI). PP FPTI secara konsisten mendukung pengembangan dan partisipasi atlet di ajang internasional. Dukungan ini krusial untuk meningkatkan pengalaman dan jam terbang atlet, serta mempersiapkan mereka untuk kompetisi mendatang.

Dengan performa yang konsisten dan dukungan penuh dari federasi, Tim Panjat Tebing Indonesia diharapkan dapat membawa pulang hasil terbaik dari World Climbing Series 2026. Partisipasi di berbagai nomor ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju kompetisi yang lebih besar, menegaskan posisi Indonesia di peta panjat tebing global.(merdeka.com)

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/tim-panjat-tebing-indonesia-gemilang-dua-pasangan-estafet-campuran-lolos-final-seri-krakow-587669-mvk.html?page=4

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor