Jumat, 10 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Penembakan Brigadir J Bukan Kasus Kriminal Biasa, Mahfud MD: Kita Kawal!

Penembakan Brigadir J Bukan Kasus Kriminal Biasa, Mahfud MD: Kita Kawal!

Admin
Rabu, 03 Agu 2022 14:28
okezone.com

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J bukan kasus kriminal biasa.

Menurut dia, butuh kesabaran lebih dalam mengungkap kasus baku tembak yang melibatkan dua ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo itu.

"Saya katakan, maaf ini tidak sama dengan kriminal biasa, sehingga memang harus bersabar karena ada psiko hierarkial, ada juga psiko politisnya, jadi kalau seperti itu secara teknis penyidikan itu sebenarnya katanya gampang," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (3/8/2022).

"Sehingga kita semua harus sabar tetapi saya katakan kemajuan-kemajuan untuk sudah bagus," sambungnya.

Kemajuan tersebut, kata Mahfud, berupa tindak tegas Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam menangani kasus ini dengan pembuatan tim khusus, penonaktifan Kadiv Propam, hingga autopsi ulang.

"Kasus itu terjadi tanggal 8, baru diumumkan tanggal 11. Tiga hari kan. Orang ribut ini nggak wajar. Lalu Kapolri responsif, dia lalu bentuk timsus. Rakyat tidak puas lagi itu harus dinonaktifkan, kalau dia masih aktif di situ nanti penyelidikannya bisa nggak objektif, bisa terpengaruh. Oke dinonaktifkan Sambo Kadiv Propam. Pokoknya ada 3. Itu dia nonaktifkan kan sudah responsif Kapolri," katanya.

"Ada lagi 'pak itu autopsinya nggak benar. Harus ulang'. Ulang. 'Siapa pak yang autopsi? Hanya dari Pusdokes Polri tidak boleh, supaya libatkan banyak institusi'. Sudah dipenuhi oleh Kapolri. Apa kurang bagus tuh? Kan sudah bagus tuh," sambungnya.

Dengan tindakan kapolri tersebut, kata Mahfud, masyarakat tinggal mengawal dan menunggu, karena Kapolri sudah melakukan langkah-langkah terbuka.

"Jadi menurut saya Kapolri ini sudah melakukan langkah-langkah terbuka. Tinggal nanti pada akhirnya kita kawal semua," tuturnya.

Sebelumnya, Pengacara Marga Hutabarat, Pheo bersama dengan perwilan marga menyambangi Gedung Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan guna audiensi dengan Mahfud MD.

Pheo mengatakan, pihaknya bersama dengan ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat bakal menyampaikan dua distorsi mengangkut kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Kami marga Hutabarat menemukan adanya dua distorsi yang harus kami sampaikan kepada masyarakat, sehingga dengan dua distorsi ini bisa diselesaikan kami yakin kasus adek kami Brigadir Hutabarat itu akan menunju kepada kebenaran," kata Pheo Hutabarat.

Samuel Hutabarat juga angkat bicara soal dugaan anaknya melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Kata dia, fitnah lebih kejam dari pembunuhan.

Sumber: okezone.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor