Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Polisi Sebut Orasi Robertus Robet Sudutkan TNI dan Berbahaya

Nasional

Polisi Sebut Orasi Robertus Robet Sudutkan TNI dan Berbahaya

Kamis, 07 Mar 2019 16:55
Detik.com
Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo
JAKARTA - Polisi menyebut orasi yang dilakukan Robertus Robet berbahaya. Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu disebut polisi sudah mengakui apa yang disampaikannya.

"Apa yang disampaikan itu tidak sesuai dengan data dan fakta yang sebenarnya dan itu mendiskreditkan tanpa ada data dan fakta. Itu mendiskreditkan salah satu institusi. Itu berbahaya," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2019).

Dedi menyebut Robet dijerat dengan Pasal 207 KUHP. Jeratan untuk Robet itu berawal dari orasinya di depan Istana pada acara Kamisan. Orasi Robet terekam dan video yang beredar. Robet menyanyikan lagu Mars ABRI yang dipelesetkan, seperti ini:

Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Tidak berguna
Bubarkan saja
Diganti Menwa
Kalau perlu diganti pramuka

Tidak lama kemudian, Robet melakukan klarifikasi atas video yang beredar. Robet menegaskan tidak menghina TNI.

Robet pun sempat diamankan polisi. Suara dukungan bagi Robet sempat muncul karena apa yang dilakukan Robet merupakan kebebasan menyampaikan pendapat. Namun Polri menyebut kemerdekaan berpendapat di muka umum tidak absolut.

"Dalam UU (Nomor) 9 Tahun 1998, kemerdekaan untuk menyampaikan pendapat di muka publik itu adalah tidak absolut tapi limitatif. Artinya dalam Pasal 6 itu harus memenuhi 5 kriteria. Kriteria itu tidak boleh dilanggar," ucap Dedi.

Selain itu Dedi menyebut kasus yang menjerat Robet ini bukanlah laporan dari masyarakat. Laporan polisi yang dibuat dalam kasus itu disebut Dedi sebagai model A yaitu peristiwa pidana yang ditemukan sendiri oleh kepolisian.

Robet sudah dipulangkan dari pemeriksaan di Mabes Polri. Dia sempat menyampaikan permintaan maaf lagi apabila orasinya menyinggung pihak tertentu.

"Namun demikian saya juga ingin menyatakan, karena peristiwa itu juga benar bahwa saya semalam telah diperiksa dan diamankan oleh pihak kepolisian. Saya diperlakukan dengan baik selama saya berada dalam penahanan pihak kepolisian," ucap Robet selepas menjalani pemeriksaan di Mabes Polri sebelumnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:34

    AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Negara NATO Polandia, Ada Apa?

    Amerika Serikat (AS) tiba-tiba membatalkan rencana pengerahan 4.000 tentara ke negara NATO; Polandia. Pembatalan ini diungkap para pejabat Amerika pada hari Jumat, seiring Washington mengatur ulang pa

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:27

    Jual Sabu, Ibu Muda di Bengkalis Ditangkap Polisi

    BENGKALIS-Tekanan ekonomi diduga menjadi alasan seorang ibu muda di Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu, nekat terjun ke bisnis haram narkotika jenis sabu. Namun, langkah pintas tersebut justru me

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:16

    Sedang Asyik Nyabu, Dua Warga Sintong Diamankan Tim Gabungan Intel Korem dan Kodim 0321/Rohil

    ROHIL-Dua terduga penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu tak berkutik saat diamankan tim gabungan Intel Korem 031/WB bersama Unit Intel Kodim 0321/Rohil yang dipimpin Letda Inf Nurahmad.Penangkapan

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:12

    Prabowo Bangga Beras dan Pupuk RI Laris Manis Dibeli Negara Lain.

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Prabowo mengatakan negara-negara lain bahkan membeli beras

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:06

    Sopir Ngantuk, Truk Muat Batu Bata Kecelakaan Tunggal di MT Haryono.

    Jakarta - Sebuah truk muatan mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan MT Haryono, Jakarta Timur atau Layang Cawang Kompor, pagi tadi. Truk tersebut menuju ke arah Halim Perdana Kusuma."05.44 Sebuah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.