Senin, 25 Mei 2026
Prabowo Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad, Lembaga Pendidikan Militer Melahirkan Pemimpin Bangsa
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 25 Mei 2026 15:18
Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/5/2026). Peresmian tersebut menegaskan posisi Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis yang telah melahirkan banyak tokoh penting, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Senin, 25 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad)," kata Prabowo dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Senin.
Seskoad dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan militer yang banyak melahirkan pemimpin bangsa. Sejumlah lulusan Seskoad bahkan pernah menduduki jabatan Presiden Republik Indonesia.
Mereka di antaranya Presiden Ke-2 RI Soeharto, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, terdapat pula tiga lulusan Seskoad yang dipercaya menjadi Wakil Presiden RI, yakni Wakil Presiden Ke-4 Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden Ke-5 RI Sudharmono, dan Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno.
Punya Reputasi Internasional
Tak hanya berkontribusi bagi Indonesia, Seskoad juga memiliki reputasi di tingkat internasional. Lembaga pendidikan tersebut tercatat pernah mendidik empat Kepala Staf Angkatan Darat Singapura.
Mereka adalah Neo Kian Hong yang menjabat KSAD Singapura periode 2007â€"2010, Melvyn Ong Su Kiat periode 2015â€"2018, David Neo Chin Wee periode 2022â€"2025, serta KSAD Singapura saat ini, Cai Dexian.
Di Museum Seskoad, sejarah perjalanan dan pengabdian para tokoh tersebut ditampilkan sebagai inspirasi bagi para perwira yang sedang menempuh pendidikan.
Jadi Tempat Belajar Sejarah dan Kepemimpinan
Kepala Departemen Kejuangan dan Doktrin Seskoad, Kolonel Arhanud Desi Ariyanto, mengatakan museum tersebut menjadi sarana penting bagi para perwira untuk memahami sejarah perjuangan, sejarah militer, hingga kepemimpinan.
"Museum ini tujuannya didirikan pada saat itu adalah sebagai tempat untuk menggali semua sejarah karena kita sebagai militer, kita harus tahu khususnya sejarah perang, sejarah militer, dan di dalam sejarah perang itu juga ada leadership," jelas Desi Ariyanto.
Selain museum, Seskoad juga memiliki perpustakaan besar yang menyimpan sekitar 42 ribu buku. Setiap tahun, sekitar 500 siswa mengikuti pendidikan di Seskoad, termasuk sekitar 30 siswa mancanegara.
"Mereka belajar di sini. Di museum lantai satu mereka belajar sejarah, di lantai dua mereka mengisi dirinya sehingga memiliki kemampuan, keterampilan, dan khususnya olah pikir tidak hanya kemiliteran, juga ilmu pemerintahan,(merdeka.com).
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/prabowo-resmikan-museum-dan-perpustakaan-seskoad-lembaga-pendidikan-militer-melahirkan-pemimpin-bangsa-576698-mvk.html?page=3
komentar Pembaca