Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tak Boleh Melebihi 3 Persen

Ekbis

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tak Boleh Melebihi 3 Persen

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 14 Mar 2026 14:37
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak boleh melebar melampaui 3% dari produk domestik bruto (PDB) sebagaimana batas yang diatur dalam Undang-Undang Keuangan Negara.

Prabowo bahkan berharap Indonesia suatu saat dapat menghapus defisit anggaran, sehingga penerimaan negara mampu menutupi seluruh belanja pemerintah.

“Kita berharap selalu menjaga agar defisit kita tidak bertambah. Bahkan cita-cita kita adalah, kalau bisa, kita tidak memiliki defisit,” ujar Prabowo di akhir sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden untuk menanggapi kekhawatiran bahwa defisit anggaran bisa melampaui 3% di tengah ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah. Lonjakan harga minyak dunia dikhawatirkan dapat meningkatkan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Prabowo mengakui konflik di Timur Tengah berpotensi memengaruhi harga BBM hingga harga pangan. Namun, dengan upaya swasembada pangan yang sedang dikerjakan pemerintah, Indonesia dinilai tidak perlu terlalu khawatir.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan sumber energi alternatif untuk menggantikan BBM. Energi tersebut berasal dari sumber daya alam (SDA) yang melimpah di dalam negeri, seperti bioetanol dan biofuel.

“Kita, alhamdulillah, sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar. Untuk BBM, sebenarnya kita sudah memiliki rencana-rencana, dan ini akan kita akselerasi,” jelasnya.

Meski demikian, Presiden tidak menutup kemungkinan pemerintah akan menerapkan kebijakan penghematan BBM di masa mendatang. Hal ini mengingat belum ada kepastian kapan konflik global tersebut akan berakhir.

“Tentunya kita juga harus melakukan langkah-langkah proaktif. Artinya, kita perlu melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun yang terjadi kita akan selalu aman. Kita bersyukur saat ini aman, tetapi tetap harus ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM,” pungkasnya.

Sumber: (Okezone.com)

Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 08:33

    IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

     Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela

  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.