Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Presiden Jokowi Ingatkan MA Rekrut Hakim yang Kredibel

Nasional

Presiden Jokowi Ingatkan MA Rekrut Hakim yang Kredibel

Kamis, 01 Mar 2018 16:24

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Mahkamah Agung (MA) agar selalu senantiasa mendukung percepatan pembangunan nasional, dengan cara memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum terhadap setiap masyarakat, sebagai pondasi utama untuk menjadi negara maju.

"Pondasi utama yang bisa mengantarkan kita sebagai negara maju adalah sistem dan proses hukum yang betul-betul kredibel dan dipercaya," kata Jokowi saat hadiri sidang pleno laporan tahunan 2017 MA di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Tentu itu harus dimulai dari rekrutmen hakim yang yang kredibel. Jokowi menilai, adanya pembaharuan peraturan MA yang progresif melalui politik kontrol, dan biaya penyetoran perkara dengan sistem berbasis elektronik, sehingga menjadikan MA lebih moderen di lembaga peradilan.

"Hakim-hakim muda agar menjadi hakim yang profesional, jujur yang berintegritas dan bermartabat. Hakim yang tegas dan adil dengan mempertimbangkan hukum," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, proses seleksi calon hakim yang sangat transparan dan akuntabel adalah modal yang sudah tersedia pada panitia seleksi nasional yang kredibel yang prosesnya diawasi oleh tim pengawas serta kualitasnya dikontrol langsung oleh tim quality assurance.

"Saya percaya pembaharuan itu akan memperkuat Mahkamah Agung akan meningkatkan kredibilitas dan transparansi badan peradilan dan meningkatkan kualitas kepemimpinan badan peradilan, Dengan begitu kepastian hukum di Indonesia semakin tegak, kepercayaan publik semakin meningkat dan kepercayaan investasi pada negara kita Indonesia menjadi semakin kuat dan terhormat," ucapnya.

Jokowi menegaskan, pihaknya akan selalu mendukung langkah yang ditempuh MA untuk mewujudkan peradilan yang bersih, adil dan bermartabat.

"Memperkarakan seluruh pihak yang terlibat dalam proses peradilan, memberikan hukuman berat dan efek jera kepada para pelaku korupsi, bandar narkoba, teroris, serta siapapun yang merusak persatuan dan kesatuan Indonesia dan mengganggu keadilan di negara," pungkasnya.

(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:40

    Menteri Haji Soroti Layanan Krusial, Dorong Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026 Menyeluruh

    Jakarta â€" Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menekankan pentingnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 sebagai wadah identifikasi kekurangan.

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:21

    Polda Papua Tengah Sukses Gelar Bhayangkara Fun Run, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

    Polda Papua Tengah telah sukses menggelar Bhayangkara Fun Run 5K di Nabire, sebuah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Acara ini bertujuan untuk mendukung ma

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:06

    Pemkab Jayawijaya Dorong Budi Daya Pangan Lokal, Perkuat Ketahanan Pangan Jayawijaya dan Ekonomi Masyarakat

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan secara aktif mendorong masyarakat untuk kembali membudidayakan pangan lokal. Inisiatif ini melibatkan 328 kampung di seluruh wilayah Jayawijaya guna

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:03

    Penembak Pilot AS di Yahukimo KKB Pimpinan Mbalingga

    Satgas Operasi Damai Cartenz telah mengungkap hasil dari penyelidikan terkait penembakan yang menimpa pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29). Hasil penyel

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:00

    Perwira Polri Asal Kabupaten Asahan, Rudy Sudaryono Samosir Naik Pangkat Menjadi Kompol

    Bandung-Perwira Polri Asal Kabupaten  Asahan, Sumatera Utara, Kompol. Rudy Sudaryono Samosir, SIK,MM,CELM,CHRMP, menerima kenaikan pangkat Reguler setingkat lebih tinggi dari Ajud Komisaris Polis

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor