Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Rapat di DPR, KPU Dicecar soal Kotak Kardus hingga Surat Suara

Nasional

Rapat di DPR, KPU Dicecar soal Kotak Kardus hingga Surat Suara

Rabu, 09 Jan 2019 16:16
Detik.com
Jakarta - Komisi II DPR hari ini menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama KPU dan Bawaslu. KPU dicecar soal persiapan Pemilu 2019.

Rapat digelar di gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1/2019). Rapat diawali dengan penyampaian pendapat dari anggota fraksi Komisi II DPR.

Kritik soal kotak suara 'kardus' datang dari Wakil Ketua Komisi II dari F-Demokrat, Herman Khaeron. Herman menilai KPU terlalu berlebihan mempertahankan pendapat soal kotak suara kardus, tanpa memberikan pemahaman memadai ke publik.

"Soal kotak suara, kami tidak ingin KPU terlihat agresif mempertahankan pendapatnya. Beri contoh, beri penjelasan, beri pengertian pada semua pihak dengan cara yang lebih dingin," kata Herman.

Selain itu, KPU mendapatkan masukan soal surat suara yang akan dicetak dalam waktu dekat. Adalah anggota Komisi II F-PDIP, Henry Yosodiningrat yang mengingatkan KPU memperhitungkan waktu dengan cermat terkait pencetakan surat suara.

"Kepada KPU bahwa kertas suara akan dicetak Januari ini, namun kekhawatiran saya adalah apakah sudah dipertimbangkan mulai dari kerusakan hingga waktu. Jangan sampai di pertengahan, sudah dicetak namun saat dicek KPU, surat suara rusak dan tidak ada waktu memperbaikinya," ujar Henry.

Pada rapat kali ini, KPU turut membawa kotak suara kardus dan contoh surat suara untuk Pileg dan Pilpres 2019.

Bawaslu yang ikut dalam rapat juga mendapatkan kritik dari anggota Komisi II DPR. Salah satunya anggota Komisi II F-Gerindra, Sareh Wiyono.

Ia mengkritik penanganan laporan Bawaslu. Sareh mengaku beberapa kali melaporkan pelanggaran pemilu yang dilakukan kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin, tapi tak pernah ditanggapi serius. Sareh mengusulkan Pansus Pemilu.

"Komisi II harus segera membentuk Pansus Pemilu, agar pemilu bisa berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya.

KPU dan Bawaslu belum menyampaikan jawaban terkait pemaparan dari anggota Komisi II. Saat ini rapat diskors hingga pukul 16.00 WIB.




(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:34

    AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Negara NATO Polandia, Ada Apa?

    Amerika Serikat (AS) tiba-tiba membatalkan rencana pengerahan 4.000 tentara ke negara NATO; Polandia. Pembatalan ini diungkap para pejabat Amerika pada hari Jumat, seiring Washington mengatur ulang pa

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:27

    Jual Sabu, Ibu Muda di Bengkalis Ditangkap Polisi

    BENGKALIS-Tekanan ekonomi diduga menjadi alasan seorang ibu muda di Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu, nekat terjun ke bisnis haram narkotika jenis sabu. Namun, langkah pintas tersebut justru me

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:16

    Sedang Asyik Nyabu, Dua Warga Sintong Diamankan Tim Gabungan Intel Korem dan Kodim 0321/Rohil

    ROHIL-Dua terduga penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu tak berkutik saat diamankan tim gabungan Intel Korem 031/WB bersama Unit Intel Kodim 0321/Rohil yang dipimpin Letda Inf Nurahmad.Penangkapan

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:12

    Prabowo Bangga Beras dan Pupuk RI Laris Manis Dibeli Negara Lain.

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Prabowo mengatakan negara-negara lain bahkan membeli beras

  • Sabtu, 16 Mei 2026 11:06

    Sopir Ngantuk, Truk Muat Batu Bata Kecelakaan Tunggal di MT Haryono.

    Jakarta - Sebuah truk muatan mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan MT Haryono, Jakarta Timur atau Layang Cawang Kompor, pagi tadi. Truk tersebut menuju ke arah Halim Perdana Kusuma."05.44 Sebuah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.