Rabu, 20 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TOP FILES: Mitos di Balik Arah Acungan Tangan Patung Pancoran

Nasional

TOP FILES: Mitos di Balik Arah Acungan Tangan Patung Pancoran

Jumat, 06 Jan 2017 11:24
Net
Patung Pancoran

BAGI kita yang acap beraktivitas melewati kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, senantiasa kita melihat pemandangan sebuah patung ikonik di antara jalan-jalan yang sibuk dari arah Pasar Minggu, Cawang, Tebet, serta Kuningan. Patung mana lagi kalau bukan Patung Pancoran?

Ya, selama ini kita mengenalnya dengan sebutan itu – Patung Pancoran. Padahal kalau mau menilik sejarahnya dari berbagai sumber, patung itu namanya Patung Dirgantara.

Di sisi lain patung perunggu setinggi 11 meter dengan ditopang voetstuk atau kaki patung menjulang 27 meter, serta berbobot 11 ton itu, disebutkan memendam berbagai mitos.

Yang paling disukai berbagai kalangan, adalah mitos di mana tangan kanan patung tersebut mengarah pada tempat di mana Presiden Ir Soekarno menyembunyikan harta kekayaannya.

Ada lagi mitos di mana tangan patung itu mengarah ke Pelabuhan Sunda Kelapa yang jadi jantung peradaban Indonesia kala dijajah Belanda.

Anda boleh percaya, boleh kagak. Tapi setelah ditelusuri lebih jauh, diketahui dari laman jakarta.go.id, tangan patung ini mengarah ke utara, tepatnya Bandara Internasional Kemayoran

Patung ini dibuat atas permintaan Presiden Soekarno, untuk menunjukkan keperkasaan bangsa Indonesia dalam aspek kedirgantaraan.

Penentuan lokasinya dipilih di Pancoran karena terbilang strategis, yakni di depan Mabes TNI AU (kini Wisma Aldiron Dirgantara) dan dekat dengan Lanud Halim Perdanakusuma.

Patung yang dirancang seniman patung Edhi Sunarso ini sempat terlambat perampungannya akibat peristiwa Gerakan 30 September (G30S) PKI pada 1965.

Akhirnya patung ini baru 'kelar' pada 1966 yang total biayanya memakan dana Rp12 juta dari kantong pribadi Presiden Soekarno yang berasal dari penjualan mobilnya.(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 16:47

    Pegawai PNM Pelalawan Tenggelam di Sungai Indragiri saat Survei Kebun

    RENGAT-Diduga akibat sarat muatan, pegawai lembaga pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM) Ukui Kabupaten Pelalawan Ardi Yahya (34) tenggelam di Sungai Indragiri. Persisnya di Desa Pasir S

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:26

    Rumah Petak dan Mobil Pikap Ludes Terbakar di Marpoyan Damai

    PEKANBARU-Satu unit rumah petak dan sebuah mobil pikap terbakar di Jalan Mesjid Sirathal Mustakim, RT 004 RW 014, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/20

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:22

    Bhabinkamtibmas Beri Motivasi Petani Cabai untuk Tingkatkan Hasil Panen

    PELALAWAN â€" Jajaran Polres Pelalawan melalui Polsek Pangkalan Lesung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan d

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:15

    FBN Riau Dilantik, Kepala Kesbangpol Harap Jadi Garda Terdepan Cegah Degradasi Moral dan Peredaran Narkoba

    PEKANBARU-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rahmat hadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Riau. Kegiatan ini dirangkai

  • Selasa, 19 Mei 2026 16:12

    Orgen Tunggal Malam di Deluk, Polisi Amankan Seorang Pengguna Narkoba

    BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Tim Raga, Samapta Polres Bengkalis serta gabungan personel Polsek Bantan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna perusak saraf jenis sab

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.