Selasa, 28 Jul 2026
Internasional,
Liga Arab Ingatkan Timur Tengah Nyaris Meledak, Minta Trump Bertindak
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 28 Jul 2026 16:12
Kairo-Sekretaris Jenderal Liga Arab, Nabil Fahmy, memperingatkan bahwa kawasan Timur tengah mendekati "titik ledakan" dengan konflik yang terus berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Fahmy meminta Presiden AS Donald Trump untuk menghidupkan kembali diplomasi guna mencegah eskalasi regional yang lebih luas.
Tidak hanya itu, seperti dilansir TRT World, Senin (27/7/2026), Fahmy juga mendesak Trump untuk mengendalikan kebijakan Israel terhadap warga Palestina.
Peringatan itu disampaikan Fahmy menjelang rencana pertemuan terbaru antara Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Washington DC, yang dijadwalkan pada Selasa (28/7) waktu AS.
Dalam pernyataannya, Fahmy mengatakan bahwa kawasan Timur Tengah sedang bergerak menuju ke "titik yang sangat berbahaya".
"Situasi di kawasan ini sedang menuju ke titik yang sangat berbahaya dan mendekati momen ledakan pada lebih dari satu level," kata Fahmy memperingatkan.
Fahmy mengaitkan ketegangan di kawasan itu dengan "kebuntuan dalam isu Palestina" dan "eskalasi yang ceroboh dan kebijakan yang menyerempet bahaya yang menggambarkan krisis Teluk".
Dia menyatakan bahwa semua pihak memikul tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan. Namun Fahmy juga menekankan bahwa pemerintah AS memikul tanggung jawab khusus.
Lebih lanjut, Sekjen Liga Arab itu menyerukan Trump untuk "mengendalikan ambisi ekstremis pemerintah Israel" yang bertujuan untuk menggagalkan inisiatif perdamaian di Sharm El-Sheikh, merujuk pada rencana perdamaian Gaza berisi 20 poin yang diumumkan Trump pada September 2025.
Rencana perdamaian itu mencakup gencatan senjata di Jalur Gaza, pertukaran tahanan dan sandera, penarikan pasukan Israel secara bertahap, pemerintahan transisi Palestina, dan rekonstruksi Gaza yang hancur akibat perang.
Fahmy, dalam pernyataannya, juga mendesak Trump untuk menghentikan pelanggaran berulang oleh Israel di Yerusalem Timur dan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Dia menuduh pemerintah Israel berupaya "menghilangkan sepenuhnya keberadaan Palestina" dengan memperluas permukiman ilegal dan melanjutkan rencana penggusuran di wilayah Palestina.
Terakhir, Sekjen Liga Arab itu menyerukan agar AS dan Iran "kembali dengan segera" kepada nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya oleh pemimpin kedua negara.
Washington dan Teheran, menurut Fahmy, perlu memulai kembali negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri konflik, memulihkan stabilitas regional, menghormati kedaulatan negara-negara tetangga, dan membuka kembali jalur perairan Teluk dan Laut Merah untuk navigasi yang aman.(detik.com)
Sumber: https://news.detik.com/internasional/d-8592367/liga-arab-ingatkan-timur-tengah-nyaris-meledak-minta-trump-bertindak?page=2
komentar Pembaca