Selasa, 23 Jun 2026

OLAHRAGA

Klopp Belum Berjodoh dengan Wembley

Senin, 29 Feb 2016 11:48
Getty Images/Clive Brunskill
LONDON - Dua kali memimpin tim yang dilatihnya tampil di Wembley, dua kali pula Juergen Klopp pulang dengan kepala tertunduk. Memang Klopp belum berjodoh dengan Wembley.

Sebelum final Piala Liga Inggris kontra Manchester City, Minggu (28/2) malam WIB kemarin, Klopp sudah pernah ke Wembley tepatnya tiga tahun lalu, Mei 2013, bersama Borussia Dortmund.

Saat itu Dortmund melakoni final Liga Champions dengan Bayern Munich sebagai lawannya. Itu juga jadi final pertama Klopp di kompetisi Eropa bersama Dortmund.

Sayangnya, laga itu berujung hasil tidak mengenakkan untuknya ketika Dortmund takluk dengan skor 1-2. Sempat tertinggal oleh gol Mario Mandzukic, Dortmund menyamakan skor lewat penalti Ilkay Guendogan sebelum gol Arjen Robben di menit akhir waktu normal memastikan kemenangan Bayern.

Tiga tahun berselang, Klopp kembali menginjakkan kakinya di Wembley. Kali ini tak lagi bersama Dortmund, melainkan Liverpool yang sudah dilatihnya sejak Oktober lalu.

Harapan besar ada di pundak Klopp untuk bisa memberikan trofi pertamanya bagi 'Si Merah' musim ini, meski lawan yang dihadapi adalah City yang punya kualitas skuat di atas Liverpool.

Namun, ending-nya tetap sama untuk Klopp ketika dia berada di pihak yang kalah kembali. Kali ini Liverpool harus takluk 1-3 dalam drama adu penalti dari City, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Sepertinya keberuntungan Klopp dan skuatnya cuma sampai waktu normal, setelah gol Philippe Coutinho di menit ke-83 membatalkan keunggulan City lewat gol Fernandinho di menit ke-49.

Dilansir Opta, kekalahan di final Piala Liga Inggris adalah kekalahan keempat beruntun Klopp di partai final. Sebelum itu ada final DFB Pokal 2014 dan 2015 serta Liga Champions 2013.

"Anda harus merasakan kekalahan ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa itu penting karena memang seperti itu," ujar Klopp seperti dikutip Soccerway.

"Jika ofisial media klub saya memperbolehkan saya untuk mengatakan s***, saya akan bilang itu. Itu wajar, tapi hanya orang idiot yang tetap bertahan di sini dan menunggu kekalahan berikutnya, Anda harus bisa bangkit," sambungnya.

"Anda harus merasakan bagaimana rasanya kalah - ini bukan momen terbaik kami," tutupnya. (dtc)

(detik.com)
Olahraga
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Mar 2026 14:04

    KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026, Ini Alasannya

    PEKANBARU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, akhirnya mengambil keputusan untuk memperpanjang masa jabatan pengurus KONI Riau, periode 2022-2026, hingga 6 bulan kedepan mulai April-Sep

  • Kamis, 12 Mar 2026 16:38

    Menpora Erick Ingatkan Pentingnya Persatuan Membangun Prestasi Olahraga

    JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir mengingatkan pentingnya persatuan di antara seluruh stakeholder. Hal ini bertujuan agar prestasi olahraga Indonesia

  • Kamis, 12 Mar 2026 13:48

    Jelang Lebaran, Atlet dan Pelatih Riau Tagih Sisa Bonus PON

    PEKANBARU - Atlet dan pelatih Riau peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 hingga kini belum menerima pelunasan bonus yang dijanjikan Pemerintah Provinsi Riau. Me

  • Kamis, 12 Mar 2026 11:34

    Perang Makin Sengit! Timnas Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026

    JAKARTA - Timnas Iran memutuskan untuk mundur dalam Piala Dunia FIFA 2026. Diketahui, event terbesar olah raga tersebut akan diselenggarakan di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.â

  • Rabu, 11 Mar 2026 13:41

    Atlet Senam Riau Abiyu Raffi Belum Dapat Izin Mutasi dari Pengurus FGI

    Pekanbaru - Pengurus Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Riau  menegaskan tidak bisa memberikan izin mutasi kepada salah satu pesenam senior Riau, Abiyyu Raffi.Hal ini menyusul adanya surat rekome

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.