Selasa, 23 Jun 2026

Panglima TNI : Karate Membentuk Jiwa Ksatria

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Sabtu, 27 Feb 2016 17:27
Kabidpenum Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menghadiri acara penyelenggaraan Gashuku dan Rakernas Forki dalam rangka HUT ke-53 Forki tahun 2016
JAKARTA - Karate bukan sekedar olahraga prestasi tetapi Karate membentuk Jiwa Ksatria yaitu  jiwa patriot yang memang sudah dimiliki bangsa Indonesia, sehingga di semua daerah tumbuh berkembang dan itu diperlukan oleh generasi muda untuk meningkatkan jiwa patriotisme dan satria serta sportifitas para pemuda Indonesia, sehingga menjadikan Karate itu beladiri untuk bela bangsa.
 
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum PB Forki (Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) pada saat membuka penyelenggaraan Gashuku  dan Rakernas Forki dalam rangka HUT ke-53 Forki tahun 2016 yang mengangkat tema "Melalui Gashuku dan Rakernas Forki, Kita Perkokoh Tali Silaturahmi Karateka Antar Perguruan dan Provinsi Guna Memupuk Kebersamaan dan Kekeluargaan Dalam Rangka Meraih Prestasi Emas Dunia", di Stadion Sepakbola TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (27/2/2016).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, latar belakang kegiatan ini adalah bahwa sejak tahun 1964, Atlet Indonesia tidak pernah memperoleh medali emas pada setiap pertandingan yang diselenggarakan oleh World Karate Federation (WKF). Namun pada tahun 2015, saat Indonesia menjadi penyelenggara, disitulah Indonesia memperoleh empat medali emas.
 
"Secara pribadi saya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia merasa bangga dan bersyukur, bahwa tahun 2015 kita memperoleh medali, hal ini merupakan suatu prestasi dunia dan merupakan kebangkitan Forki kedepan," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Adapun tujuan dari penyelenggaraan Gashuku ini adalah latihan bersama di luar Dojo sebagai ajang silaturahmi untuk memupuk kebersamaan dan kekeluargaan, menghilangkan egosentris, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan kebulatan tekad antar Karateka Perguruan dan Provinsi sebagai modal dasar untuk meraih prestasi yang hebat. Sedangkan Rakernas Forki khusus membahas tentang Seleksi Atlet dan Pelatihan, Perwasitan dan pertemuan Manajer Tim PON XIX/2016.
 
Sedangkan sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan Gashuku dan Rakernas ini antara lain: kokohnya hubungan tali silaturahmi yang erat dan akrab antar Karateka Perguruan dan Provinsi untuk mempupuk kebersamaan dan kekeluargaan serta menghilangkan egosentris sektoral, terwujudnya kebulatan tekad sebagai modal dasar dalam meraih prestasi yang hebat dan terwujudnya semangat dan motivasi para Karateka-Karateka untuk meraih prestasi hebat dalam setiap kompetisi, baik nasional maupun internasional guna mengharumkan nama bangsa dan Negara.
 
Peserta dan penyelenggara yang terlibat dalam kegiatan Gashuku dan Rakernas Forki, terdiri dari: Pelatihan dan Seleksi Atlet 118 orang (25 Perguruan dan 34 Pengurus Provinsi), Perwasitan 59 orang (25 Perguruan, 34 Pengurus Provinsi), Manajer Meeting kegiatan PON ke-XIX 34 orang, Sidang Paripurna 300 orang, acara keakraban 400 orang, Gashuku 3.000 orang (Pengurus PB Forki, Pengurus Perguruan, Karateka masing-masing Perguruan Wilayah DKI, Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU) serta Panitia Pendukung 80 orang. (ded/rls)
Olahraga
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Mar 2026 14:04

    KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026, Ini Alasannya

    PEKANBARU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, akhirnya mengambil keputusan untuk memperpanjang masa jabatan pengurus KONI Riau, periode 2022-2026, hingga 6 bulan kedepan mulai April-Sep

  • Kamis, 12 Mar 2026 16:38

    Menpora Erick Ingatkan Pentingnya Persatuan Membangun Prestasi Olahraga

    JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir mengingatkan pentingnya persatuan di antara seluruh stakeholder. Hal ini bertujuan agar prestasi olahraga Indonesia

  • Kamis, 12 Mar 2026 13:48

    Jelang Lebaran, Atlet dan Pelatih Riau Tagih Sisa Bonus PON

    PEKANBARU - Atlet dan pelatih Riau peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 hingga kini belum menerima pelunasan bonus yang dijanjikan Pemerintah Provinsi Riau. Me

  • Kamis, 12 Mar 2026 11:34

    Perang Makin Sengit! Timnas Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026

    JAKARTA - Timnas Iran memutuskan untuk mundur dalam Piala Dunia FIFA 2026. Diketahui, event terbesar olah raga tersebut akan diselenggarakan di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.â

  • Rabu, 11 Mar 2026 13:41

    Atlet Senam Riau Abiyu Raffi Belum Dapat Izin Mutasi dari Pengurus FGI

    Pekanbaru - Pengurus Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Riau  menegaskan tidak bisa memberikan izin mutasi kepada salah satu pesenam senior Riau, Abiyyu Raffi.Hal ini menyusul adanya surat rekome

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.