Rabu, 29 Apr 2026

Mengubah Kedamaian dalam Doa

Penulis : Fajar
Kamis, 17 Nov 2016 21:05
Ilustrasi
Wasiat :
"Ketika aku muda, aku ingin mengubah dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini. Maka aku putuskan untuk mengubah negaraku saja. Ketika aku sadari bahwa betapa aku tidak bisa mengubah negaraku, aku mulai berusaha mengubah kotaku.
Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah kotaku. Maka aku mulai mengubah keluargaku. Kini aku semakin renta, aku pun tak bisa mengubah keluargaku. Ternyata aku sadari bahwa satu – satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri.

Tiba – tiba aku tersadarkan bahwa bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku dan kotaku. Pada akhirnya aku akan mengubah negaraku dan aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini."

Dengan semangat perubahan kita akan menuju sesuatu yang lebih baik dengan dilandaskan pada kekuatan diri pribadi yang penuh keimanan dan keyakinan pada agama. Aksi Bela Islam yang terjadi pada tanggal 4 November 2016, telah berhasil memutihkan Ibukota Jakarta yang pertanda kekuatan suci dari individu umat Islam dalam membela agamanya. Demonstrasi tersebut telah mengubah bahwa setiap demo dalam jumlah yang Subhanallah (banyaknya) akan berakhir ricuh.

Subhanallah…demo yang dimotori atas rasa keimanan yang kuat telah merubah semua prediksi dan kebiasaan, yaitu demo berjalan tertib dan bersih sesuai dengan judulnya "Demo Damai".
Subhanallah….Allah selalu bersama dan melindungi umat-Nya dalam melindungi ajaran agama-Nya.
Inilah sejarah di Indonesia bahwa unjuk rasa dalam jumlah yang besar dapat berjalan dengan aman, tertib serta bersih, meskipun isu yang diangkat cukup bikin miris (penistaan agama Islam)
Umat Muslim telah membuat bangga Ibu Pertiwi dalam menjaga persatuan NKRI. Isu agama atau SARA merupakan isu yang sangat sensitif dalam kehidupan bertoleransi dengan bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Perubahan atau reformasi telah ditunjukkan umat Muslim Indonesia dalam penyampaian pendapat dimuka umum atau demontrasi, bahkan duniapun mengakui bahwa umat Muslim Indonesia mampu berdemokrasi dengan baik tanpa harus terlibat dan melibatkan diri dalam panggung politik…..ini murni penistaan agama !!!!

Aksi Bela Islam II telah berjalan dengan baik dan Insya Allah berhasil memberikan pressure kepada pemerintah untuk bertindak tegas dan cepat dalam penanganan terkait agama….

Namun perubahan kearah yang lebih baik tetap perlu dilakukan oleh segenap umat Muslim Indonesia…..sudahkah kita berdoa kepada Allah agar Allah menurunkan kekuatannya bagi kita umat Muslim Indonesia atau menurunkan adzabnya bagi penista agama dan pelindungya ?

Mari kita berdoa atau lebih afdol berdoa bersama – sama agar kekuatan Allah SWT segera turun sebelum adzab menimpa umat Muslim Indonesia . Qunut Nazilah adalah kekuatan do'a yang mampu merubah fitnah besar yang terjadi dalam kehidupan Islam.

Do'a/Dzikir berjemaah…..adalah kekuatan dan inti dari ibadah serta pertolongan Allah . Tablig Akbar Istiqosah akan menjadi instrumen instropkesi diri umat Islam untuk selalu bersatu dalam Ukhuwayah Islamiyah dan agamanya Allah. Insya Allah….Allah Maha Mendengar… Allah Maha Mengetahui….. sebagaimana 
Seruan Adzan yang tak pernah putus dikumandangkan di seluruh dunia oleh umat Muslim…. Saat nya kita umat Muslim Indonesia dari Sabang sampai Merauke mengumandangkan doa bersama – sama untuk perjuangan membela agama Allah…ISLAM. Aksi Bela Islam telah menyatukan kekuatan fisik umat Muslim Indoensia…

Kini saatnya perubahaan…
Doa bersama menyatukan kekuatan doa umat Muslim Indonesia dalam memperjuangkan kebenaran agama Allah.***

Penulis : Fajar (Pemerhati Sosial/Kontributor Media)
Opini
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 15:06

    Birokrasi, Investasi, dan Jalan Baru Pembangunan Provinsi Riau

    DALAM Dalam diskursus pembangunan daerah, otonomi sering kali dipahami secara sederhana: jika infrastruktur dibangun, investasi akan datang; jika investasi datang, ekonomi daerah akan tumbuh. Pandanga

  • Minggu, 07 Sep 2025 10:19

    Rumah Besar PWI Harus Dirawat Bersama, Persatuan Lebih Mulia dari Ambisi

    Kongres Persatuan PWI di Cikarang, Bekasi, 29-30 Agustus 2025, telah menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi wartawan tertua di Indonesia. Dengan penuh suasana demokratis, Direktur Utama L

  • Senin, 02 Des 2024 19:18

    Pilkada Rohil: Sejarah Berulang Petahana Tumbang, Bistamam Harapan Baru Rokan Hilir

    TAHUN 2024 menjadi tahun politik yang penuh tantangan bagi Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong. Pada 27 November 2024, masyarakat Rokan Hilir memilih pasangan Bupati dan Wakil Bupati da

  • Senin, 27 Mar 2023 20:06

    Undang Undang Cipta Kerja Yang Sempat Dipandang Tidak Baik Oleh Beberapa Orang

    Dikenal dengan Omni buslaw, UU 11 Tahun 2020  tentang Penciptaan Lapangan Kerja merupakan undang-undang yang fenomenal. Undang-Undang cipta kerja dirancang dengan kecepatan tinggi dan memaparkan

  • Minggu, 12 Mar 2023 09:40

    Blackpink, Kaum Muda, dan Nasionalisme

    Indonesia pada Maret ini kedatangan group K-Pop dunia asal Korea Selatan, Blackpink. Rasanya tak ada kaum Milenial maupun Gen-Z yang tidak kenal dengan group ini. Antusiasme ditunjukkan Blink dengan k

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.