Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Opini
  • Sri Mulyani: Percuma Ada Listrik Kalau Tidak Ada Internet

Opini

Sri Mulyani: Percuma Ada Listrik Kalau Tidak Ada Internet

merdeka.com
Selasa, 24 Sep 2019 12:51
merdeka.com

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, pembangunan infrastruktur digital seperti internet di Indonesia sejauh ini belum cukup merata. Sebab, banyak beberapa daerah yang kini masih kesulitan untuk mendapatkan akses internet.

"Beberapa kota di Indonesia belum memiliki kondisi yang penting ini karena infrastruktur belum stabil, beberapa kota juga masih butuh akses internet," kata Sri Mulyani di acara Tech For Good di Jakarta, Selasa (24/9).

Selama ini, pemerintah tengah fokus dalam menggenjot target rasio elektrifikasi mencapai 100 persen pada akhir tahun 2019. Di mana per Juni 2019, rasio elektrifikasi sudah mencapai 98,81 persen. Namun, upaya itu menurutnya percuma saja, apabila tidak dibarengi dengan pembangunan akses internet.

"Kalau dalam listrik pemerintah targetkan 100 persen rasio elektrifikasi di Indonesia. Jadi masyarakat punya akses listrik di mana pun di Indonesia. Tapi kalau punya listrik tapi kalau tidak punya internet jadi kamu juga facing a handicap?" kata dia.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan teknologi digital seperti akses internet yakni dengan pembangunan Palapa Ring untuk di Indonesia bagian Barat dan Timur. Dengan begitu, seluruh masyarakat dapat mendapatkan akses internet.

"Oleh karena itu agar masyarakat Indonesia bisa mendapatkan manfaat maksimal dari pembangunan teknologi digital ini kita harus meyakinkan seluruh bagian dari Indonesia bisa terhubung dengan internet," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengklaim bahwa seluruh pembangunan Palapa Ring telah rampung. Bahkan, kata dia, seluruh tiga segmen Palapa Ring yakni Paket Barat, Tengah, dan Timur sudah dilakukan uji coba.

Dilanjutkannya, antara Palapa Ring paket Barat, Tengah, dan Timur, sudah dilakukan integrasi atau saling keterhubungan. "Sudah. Sudah selesai. Kemarin uji coba pada tanggal 31 Agustus untuk video conference," jelasnya. 

sumber: merdeka.com

Opini
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 15:06

    Birokrasi, Investasi, dan Jalan Baru Pembangunan Provinsi Riau

    DALAM Dalam diskursus pembangunan daerah, otonomi sering kali dipahami secara sederhana: jika infrastruktur dibangun, investasi akan datang; jika investasi datang, ekonomi daerah akan tumbuh. Pandanga

  • Minggu, 07 Sep 2025 10:19

    Rumah Besar PWI Harus Dirawat Bersama, Persatuan Lebih Mulia dari Ambisi

    Kongres Persatuan PWI di Cikarang, Bekasi, 29-30 Agustus 2025, telah menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi wartawan tertua di Indonesia. Dengan penuh suasana demokratis, Direktur Utama L

  • Senin, 02 Des 2024 19:18

    Pilkada Rohil: Sejarah Berulang Petahana Tumbang, Bistamam Harapan Baru Rokan Hilir

    TAHUN 2024 menjadi tahun politik yang penuh tantangan bagi Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong. Pada 27 November 2024, masyarakat Rokan Hilir memilih pasangan Bupati dan Wakil Bupati da

  • Senin, 27 Mar 2023 20:06

    Undang Undang Cipta Kerja Yang Sempat Dipandang Tidak Baik Oleh Beberapa Orang

    Dikenal dengan Omni buslaw, UU 11 Tahun 2020  tentang Penciptaan Lapangan Kerja merupakan undang-undang yang fenomenal. Undang-Undang cipta kerja dirancang dengan kecepatan tinggi dan memaparkan

  • Minggu, 12 Mar 2023 09:40

    Blackpink, Kaum Muda, dan Nasionalisme

    Indonesia pada Maret ini kedatangan group K-Pop dunia asal Korea Selatan, Blackpink. Rasanya tak ada kaum Milenial maupun Gen-Z yang tidak kenal dengan group ini. Antusiasme ditunjukkan Blink dengan k

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.