Rabu, 24 Jun 2026

Pendidikan

Amril Belum Terima Rinci Tentang Tingkat Kelulusan UN

Laporan: Sabri
Minggu, 08 Mei 2016 19:18
Sabri
Amril Mukminin

BENGKALIS - Sebagaimana juga daerah lain, di kabupaten Bengkalis, Sabtu (7/5/2016) petang kemarin, juga diumumkan kelulusan Ujian Nasional (UN) untuk pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sekolah sederajat.

Meskipun hingga pagi ini, Minggu (8/5/2016) mengaku belum mendapat laporan rinci tentang tingkat kelulusan di masing-masing kecamatan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengucapkan tahniah kepada para pelajar yang sudah mengetahui dirinya dinyatakan lulus UN.

Namun demikian, Amril berpesan agar tidak larut dalam euforia kelulusan tersebut. Sebaliknya, mulai hari ini mempersiapkan diri untuk melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya. Untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (PT).

"Jangan karena larut dalam euforia kelulusan jadi lupa mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk PT. Kelulusan UN itu hanya sebuah anak tangga untuk mengantarkan ke anak tangga berikutnya. Jangan terus berdiri di anak tangga euforia kelulusan UN ini saja. Persiapan diri dengan baik mulai dari sekarang untuk melangkah ke anak tangga berikutnya," pesan Amril, bijak.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Supardi menjelaskan, hingga setakat ini pihaknya belum menerima data terperinci tentang tingkat kelulusan UN SMA sederajat tahun 2016 di masing-masing kecamatan.

"Saat ini tengah direkap di masing-masing kecamatan. In Shaa Allah besok siang data tersebut sudah kita terima," jelas Supardi yang pernah menjabat Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Bengkalis ini.

Sebagaimana Amril, Supardi juga berharap seluruh peserta UN SMA sederajat di kabupaten Bengkalis lulus semuanya. Atau secara prosentase lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Dinas Pendidikan, untuk tahun 2016 ini, pelajar SMA sederajat yang mengikuti UN sebanyak 8.624 orang. Terdiri terdiri dari SMA 5.557 orang, SMK 1.426 orang, dan MA 937 orang. Sedangkan sisanya 704 orang Paket C.

Di kecamatan Bengkalis berjumlah 1.422 orang (SMA 790, MA 277, SMK 210, dan Paket C 145). Bantan sebanyak 547 peserta (SMA 276, MA 218, SMK tidak ada, dan Paket C 53).

Kemudian, Bukit Batu 720 orang (SMA 330, MA 99, SMK 85 dan Paket C 206). Siak Kecil 285 peserta (SMA 152, MA 28, SMK 66, dan Paket C 39). Adapun di Mandau 3.931 orang (SMA 2763, MA 226, SMK 765, dan Paket C 177). Selanjutnya Pinggir 1.017 peserta (SMA 777, MA 417, SMK 199, dan Paket C tidak ada).

Sedangkan Rupat 558 orang (SMA 381, MA 42, SMK 51, dan Paket C 84), dan Rupat Utara 144 peserta (SMA 88, MA 6, SMK 50, dan Paket C tidak ada). (sbi)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.