Senin, 04 Mei 2026

Pendidikan

Beasiswa ADiK dan Impian Siswa Papua

Sabtu, 04 Jun 2016 15:13
Rifa Nadia/Okezone
Dirjen Belmawa Kemristekdikti, Intan Ahmad memantau persiapan ujian seleksi beasiswa ADiK di SMA YPK Bethel, Sorong, Papua Barat.

SORONG - Raut wajah Claudia Aprilia Inseren Dimara amat serius. Dia tekun menyimak penjelasan Dirjen Belmawa Kemristekdikti Intan Ahmad tentang ujian yang akan dihadapinya. Sejurus kemudian, Claudia mulai mengisi identitas diri di lembar jawaban komputer.

Pagi ini, Claudia bersama sedikitnya 3.000 siswa SMA dan sederajat di 15 provinsi mengikuti ujian seleksi Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADiK). Ini adalah beasiswa yang diberikan Ditjen Belmawa Kemristekdikti kepada para pelajar dari Papua, Papua Barat dan daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) sebagai bagian akses pemerataan pendidikan di Tanah Air.

"Saya ingin menjadi psikolog," kata Claudia ketika berbincang dengan Okezone di SMA YPK Bethel, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Sabtu (4/6/2016).

Pada seleksi kali ini, gadis berambut sebahu itu memilih program studi (prodi) Psikologi di Universitas Padjadjaran (Unpad). Dia juga memilih prodi Teknik Perikanan di Universitas Airlangga (Unair). Peserta seleksi beasiswa ADiK sendiri memang tidak diperbolehkan memilih PTN di wilayahnya. Dengan begitu, mereka bisa belajar berbaur dengan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

"Dan saya memang ingin belajar merantau dan mandiri," tutur alumnus SMAN 3 Sorong itu seraya tersenyum.

Impian menempuh studi di luar kampung halaman juga diusung Dhea Syahraini Yudat. Gadis berkerudung itu memilih prodi Farmasi di Unpad dan Universitas Hasanuddin (Unhas). Cita-citanya, bekerja di bidang kesehatan, khususnya farmasi, seperti bidang yang ditekuninya.

"Jika hanya di Papua, masih kurang dan tidak akan berkembang. Saya ingin bersaing dalam skala lebih besar dan melihat dunia luar," tutur alumnus SMK jurusan farmasi itu mantap.

Saat seleksi, Claudia dan Dhea menghadapi materi ujian seperti yang dipakai pada SBMPTN dengan beberapa penyesuaian, agar tidak mengurangi mutu peserta yang dinyatakan lulus. Jika lulus, maka mereka akan menempuh studi di kampus negeri pilihan masing-masing. Jika mereka bersedia ditempatkan di PTN mana pun, maka Kemristekdikti akan mendistribusikan para siswa SMA ini ke 48 PTN dan 22 politeknik yang berpartisipasi dalam program ADiK. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.