Senin, 04 Mei 2026

Pendidikan

Guru BK Tak Sekadar untuk Siswa Bermasalah

Rabu, 25 Mei 2016 11:16
Shutterstock
Ilustrasi

JAKARTA - Persepsi guru bimbingan konseling di Indonesia masih identik dengan sosok yang memberikan hukuman kepada siswa-siswa bermasalah di sekolah. Padahal, di luar negeri, seperti Selandia Baru, peran guru BK adalah sebagai konselor yang mengarahkan siswa untuk membangun masa depannya.

Manager Student Experience of UNITEC Institute of Technology New Zealand, Andrea Thumath mengungkapkan, ada perbedaan antara peran konselor di Indonesia dengan di Selandia Baru. Sebab, di sana konselor terbagi menjadi dua, yakni untuk konseling dan untuk pendidikan. Kendati demikian, guru BK di Indonesia harus memiliki kemampuan untuk membantu para siswa menentukan karier terbaik.

"Guru BK harus mampu memahami anak muda. Apalagi setiap siswa punya masalah masing-masing yang berbeda," ujarnya dalam media briefing di Kedutaan Besar Selandia Baru, baru-baru ini.

Sedangkan Career Center Team Leader of UNITEC, Andrew Tui menjelaskan, gap usia antara guru dengan siswa menjadi penting untuk diperhatikan. Jangan sampai para guru tidak mengetahui perkembangan zaman dan tren karier masa kini.

"Banyak pekerjaan baru. Tugas konselor adalah membantu para siswa menemukan apa yang mereka butuhkan. Termasuk juga bagaimana meyakinkan orangtua. Karena baik di Selandia Baru maupun Indonesia masalahnya sama, pekerjaan seperti dokter, arsitek, insinyur dinilai paling baik," terangnya.

Terkait hal tersebut, Andrew menyebut perlu adanya suatu jembatan untuk menyatukan persepsi antara genarasi sebelumnya dengan generasi muda saat ini. Salah satunya melalui konseling. Meski begitu, tanpa dukungan sekolah tentu masalah perbedaan itu tidak dapat teratasi.

"Sekolah juga harus mendukung supaya informasi dari sekolah sampai ke orantua. Para konselor juga harus rajin memperbarui informasi dengan bertukar pikiran dengan guru BK dari sekolah lain. Ini dilakukan baik untuk konseling, maupun pengembangan karier," pungkasnya. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.