- Home
- Pendidikan
- IPB: Penerapan Inovasi Perlu Dukungan Keberpihakan Kebijakan
Pendidikan
IPB: Penerapan Inovasi Perlu Dukungan Keberpihakan Kebijakan
Senin, 19 Sep 2016 14:48
BOGOR - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Herry Suhardiyanto, MSc mengatakan, peningkatan penerapan inovasi di masyarakat memerlukan dukungan keberpihakan kebijakan dari pemerintah.
"Negara-negara yang kuat mempunyai kebijakan yang berpihak pada penerapan hasil inovasi, adanya dana untuk komersialisasi hasil-hasil penelitian," kata Herry Suhardiyanto di Bogor, Senin (19/9/2016).
Menurut dia, inovasi membutuhkan komersialisasi untuk sampai kepada masyarakat. Sebab, belum semua industri mau mengkomersialisasikan hasil karya perguruan tinggi karena tidak adanya insentif nyata dan kuat dari pemerintah untuk industri yang mau menerapkan teknologi ataupun inovasi yang dihasilkan itu.
Ia menyebutkan, setiap tahun IPB menghasilkan ratusan karya inovasi, mulai dari 2008 dengan 21 inovasi, meningkat menjadi 323 inovasi pada tahun 2015.
"Tahun ini IPB menyumbang 38 persen inovasi dalam Inovasi Indonesia. Dari jumlah tersebut sudah 10 persen kami hantarkan ke masyarakat," ujarnya.
Menurut Herry, ada kesulitan dalam mengantarkan inovasi menjadi produk komersial yang dapat digunakan masyarakat.
"Inovasi mengalami produk sentra, tidak bisa langsung digunakan, harus diujicobakan. Di Indonesia jarang sekali ada industri yang mau uji coba," ucapnya.
Oleh karena itu, untuk mendorong penerapan inovasi di masyarakat, IPB mendirikan perusahaan sendiri yakni PT Bogor Life Science and Technology (BLST).
Melalui unit usaha BLST, IPB memproduksi karya inovasi yang dihasilkan mahasiswa maupun dosen untuk dihantarkan kepada masyarakat.
"Seperti fast trex, mesin panen yang sudah diproduksi 100 unit oleh BLST, kita juga punya Beras Analog, varietas padi IPB 3S, yang sudah digunakan oleh masyarakat," sebutnya.
IPB juga memiliki Serambi Botani yang tersebar di 15 kota dan kabupaten, yang menjadi sarana pemasaran produk pertanian, herbal, serta vaksin yang dihasilkan oleh perguruan tinggi negeri tersebut.
"Perlu ada penghubung antara peneliti dengan komersialisasi, agar hasil-hasil penelitian ini sampai ke masyarakat. Melalui BLST, IPB menghubungkan hasil inovasi ini, kita tidak orientasi keuntungan, tetapi bagaimana semua pihak mendapat manfaat," pungkasnya. (Okezone.com)
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh