- Home
- Pendidikan
- Inkubator Alam UMY untuk Daerah 3T
Pendidikan
Inkubator Alam UMY untuk Daerah 3T
Jumat, 10 Jun 2016 11:44
JAKARTA - Bagi daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) sarana dan prasarana (sarpras) menjadi salah satu kebutuhan yang sulit untuk dipenuhi. Apalagi sarpras yang harus menggunakan energi listrik seperti inkubator bayi.
Berawal dari keprihatinan melihat banyaknya bayi prematur yang meninggal, lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menciptakan inkubator alam untuk menangani masalah tersebut. inovasi ini tentu amat berguna bagi masyarakat di daerah 3T.
"Dan daerah-daerah yang berada di kawasan-kawasan itu, yang terkena krisis listrik rata-rata termasuk daerah 3 T. Sehingga hal tersebut tentunya menjadi kesulitan tersendiri bagi rumah sakit jika ingin menyediakan inkubator untuk bayi prematur yang menggunakan tenaga listrik sebagai energi utamanya," ungkap salah satu anggota tim PKM-KC Inkubator Alam, Angga Ardinista, seperti dinukil dari laman UMY, Kamis (9/6/2016).
Dalam mengerjakan inovasinya, Angga dibantu empat rekannya yaitu Ferdy Winanta Eka Saputra, Yusuf Susanto, Dwi Verdi Firmansyah dan Henri Yunanto Dwi Chahyo. Secara fisik inkubator buatan lima sekawan itu sama seperti inkubator pada umumnya. Pembedanya hanya pada sumber energi yang digunakan.
"Inkubator Alam sendiri merupakan alat yang memanfaatkan energi matahari sebagai bahan bakarnya. Dalam pembuatan inkubator alam ini kami menggunakan solar water heater sebagai kolektor panasnya. Solar water heater tersebut kami peroleh dengan mengumpulkan energi panas matahari, yang kemudian digunakan untuk menaikkan temperatur ruangan Inkubator Alam yang disesuaikan dengan temperatur bayi," papar Angga.
Angga menyebut, selain memakai energi listrik, inkubator di pasaran juga tidak bisa diatur suhunya. Sedangkan suhu Inkubator Alam bisa disesuaikan dengan suhu tubuh bayi.
Tidak hanya membantu masyarakat di daerah 3T, inkubator alam ini juga memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki inkubator pada umumnya.
"Inkubator Alam ini mudah dibuat, dilengkapi dengan Air Flow Humidity, Controll Temperatur menggunakan Microcontroller, bisa menampilkan suhu di dalam inkubator menggunakan LED, dilengkapi dengan Alarm Indikator Error dan mode kontrol udara. Selain itu, harga pembuatan Inkubator Alam ini juga relatif terjangkau masyarakat dan ramah lingkungan karena menggunakan energi terbarukan. Dan jika diproduksi massal harganya tentu akan lebih murah," papar Angga.
Angga menuturkan, inkubator alam ini bekerja menggunakan solar water heater yang sudah dimodifikasi sebagai kolektor energi panas. Energi panas tersebut dialirkan melalui pipa-pipa yang terhubung dengan inkubator alam.
"Panas inilah yang kemudian akan menghangatkan ruang inkubator. Inkubator alam ini juga dilengkapi dengan sensor temperatur dan sensor kelembaban yang berguna untuk mengetahui temperatur dan kelembaban di dalam inkubator. Jika temperatur naik beberapa derajat di atas temperatur bayi, maka otomatis katup pada pipa akan menutup, serta temperatur dalam inkubator akan stabil," jelasnya.
Angga berharap, apa yang sudah diciptakan bersama teman-temannya ini bisa membantu sejumlah rumah sakit di daerah 3T. Apalagi Indonesia sebagai negara tropis juga memiliki pasokan sinar matahari yang melimpah. (okezone.com)
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh