- Home
- Pendidikan
- Jendela Kita, Komunitas yang Peduli dengan Pendidikan Khususnya Inhil
pendidikan
Jendela Kita, Komunitas yang Peduli dengan Pendidikan Khususnya Inhil
Laporan: Aditya Prahara
Kamis, 06 Okt 2016 15:06
TEMBILAHAN - Saat ini banyak anak-anak di Indonesia khususnya di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) Provinsi Riau dan sekitarnya yang putus sekolah ataupun bekerja sambil sekolah demi kehidupan ekonomi mereka, bahkan tak jarang harus mengorbankan sekolah.
Komunitas Jendela Kita tergerak hati mereka untuk menyelamatkan anak-anak bangsa yang sulit untuk mengeyam pendidikan.
Muhammad Guntur selaku Koordinator Komunitas Jendela Kita, mengatakan mereka bentuk Jendela Kita ialah untuk menggerakkan anak muda Kota Tembilahan dan sekitarnya untuk sama-sama peduli terhadap mereka yang kurang mampu, dalam bentuk pendidikan yang layak diberikan kepda mereka. Dan juga sebagai sarana silaturahim, berbagi kepada mereka yang tidak mampu, tukar pikiran, informasi, dan sebagai wadah yang positif.
"Kalau kegiatan reguler kita mengajar, memberikan motivasi kepada siswa-siswa disekolah-sekolah yang terpencil, tempat yang berbeda-beda, sebagai upaya untuk memacu target agar giat belajar dan berprestasi," ungkapnya
Saat ini anggota dari Jendela Kita berjumlah 15 orang yang terdiri dari mahasiswa berbagai jurusan dari kampus-kampus yang ada di Tembilahan, karena mereka tidak membatas-batasi siapa yang ingin bergabung asalkan punya tujuan yang sama yaitu turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
Spesialnya Jendela Kita karena mereka bergerak di bidang pendidikan untuk memberikan motivasi serta berbagi kepada anak-anak yang kurang mampu. Dimana masyarakat tidak bisa sepenuhnya mengharapkan pemerintah malah mereka turut serta membantu pemerintah menyekolahkan anak-anak yang kurang mampu ini sebagai bentuk ikut andil mengemukakan tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Jendela Kita sangat berharap sekali masyarakat Kota Tembilahan dan sekitarnya bisa bergabung dan ikut menyisihkan sebagian rezekinya untuk disumbangkan dalam bentuk buku-buku sekolah,agar semakin banyak anak-anak yang mendapatkan sentuhan-sentuhan dari mereka yang peduli dengan pendidikan yang ada di Tembilahan.
Sementara itu anggota Jendela Kita, Fahdea Rizki Mulqia mengatakan, dirinya bergabung bergabung karena tujuan yang sangat Jendela Kita yang begitu mulia, ia merasa terpanggil untu bergabung.
"Yang saya peroleh itu banyak, seperti wawasan, pergaulan dan teman-teman dari background yang berbeda-beda, pengalaman luar biasa. Dapat berjumpa anak-anak yang kurang mampu, setiap melihat mereka saya merasa bersyukur karena saya diberikan kecukupan rezeki," ujarnya.
Sementara itu anggota yang lain Rustam Efendi, mengaku sangat terkesan saat mereka memberikan lalu ada anak-anak yang menarik tangganya dan berkata terima kasih kakak, datang lagi ya kesekolah kami, dan Rustam sangat terkesan dengan kejadian itu. (dit)
Pendidikan
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh