Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Jika Soal UN Bocor, Kadisdik Inhil : Awas, Hukuman Telah Menanti !!!

Pendidikan

Jika Soal UN Bocor, Kadisdik Inhil : Awas, Hukuman Telah Menanti !!!

Laporan: Aditya Prahara
Sabtu, 02 Apr 2016 19:26
net
Ilustrasi

TEMBILAHAN - Dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) sejak bertahun-tahun lalu. Beberapa kalangan kerap mensinyalir terjadinya kebocoran-kebocoran soal UN sebagai tindakan kecurangan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab dan menjadi gangguan bagi pihak yang berkepentingan dalam penyelenggaraan UN.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen), Suwardi saat diwawancarai oleh media dikantornya, Tembilahan, belum lama ini, meyakini bahwa tindakan kecurangan, seperti pembocoran soal-soal UN ini tidak berasal dari pihak sekolah. Melainkan oleh pihak diluar sekolah.

"Kami meyakini, kebocoran-kebocoran soal saat UN bukan berasal dari sekolah-sekolah bersangkutan. Sebab, secara intensif pengawasan dilakukan oleh otoritas, termasuk kami," ujarnya.

Selain itu, Suwardi sangsi bahwa soal yang dibocorkan tersebut adalah benar-benar berasal dari naskah soal UN yang sebenarnya. Karena, setiap tahap dalam pembuatan soal UN, senantiasa dikawal oleh pihak yang berwenang hingga sampai kepada para siswa peserta UN.

"Mulai dari pembuatan master (Induk, red) soal yang akan dikembangkan menjadi naskah soal itu dikawal. Penerbitannya pun tidak oleh sembarang penerbit. Dalam prosesnya juga dikawal. Packing (pengemasan, red) juga demikian ketat pengawalannya. Hingga dikirim kepada kami selaku penyelenggara dan para siswa selaku peserta UN," paparnya.

Suwardi menegaskan bagi para pihak yang tidak bertanggungjawab yang berkeinginan untuk mengganggu penyelenggaraan UN dengan menebarkan jawaban soal UN yang diragukan kebenarannya, agar mengurungkan niatnya. Sebab, akan ada sanksi hukuman yang akan mereka terima, jika tindakan mereka terbukti oleh pihak kepolisian.

"Kalau ada pihak manapun yang berniat untuk mengganggu penyelenggaraan UN dengan "membocorkan" jawaban soal. Awas, hukuman menanti!. Tidak pandang bulu, termasuk guru maupun percetakan (penerbit, red). Jangan sampai bocor-bocor," tandasnya. (dit)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.