- Home
- Pendidikan
- Kampus Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Digital
Pendidikan
Kampus Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Digital
Rabu, 21 Sep 2016 15:01
JAKARTA - Berkembangnya industri ekonomi kreatif menjadi peluang bagi lulusan perguruan tinggi untuk menciptakan lapangan kerja sendiri. Guna mendukung hal tersebut, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan Republik Indonesia bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Enterpreneurship Digital bidang Mobile and Application.
"Harapannya bisa mengubah mindset. Bahwa masih ada lahan pekerjaan luas yang dimiliki tanpa harus menjadi buruh atau karyawan. Sehingga semakin banyak yang menjadi pengusaha khususnya di bidang ekonomi kreatif," ujar Kepala Bidang Pengembangan Karir JPC UB, Ir Unggul Wibawa, MSc, disitat dari laman UB, Rabu (21/9/2016).
Saat ini terdapat 16 subsektor yang termasuk pada sektor ekonomi kreatif. Di antara subsektor tersebut, seperti aplikasi dan pengembangan game, film, animasi video, desain komunikasi visual, desain produk, musik, penerbitan, dan periklanan. Oleh sebab itu, pelatihan difokuskan pada bidang pengembangan software atau aplikasi perangkat bergerak.
"Tren kehidupan manusia di masa mendatang adalah dimana semua kebutuhan hidup berhubungan dengan perangkat mobile. Sekarang saja ada penelitian yang mengungkapkan bahwa dalam satu hari seseorang rata-rata membuka handphonenya sebanyak 150 kali," terang Kepala Jurusan Sistem Informasi Filkom UB, Herman Tolle.
Herman menjelaskan, startup kemudian menjadi pilihan berwirausaha secara digital karena tidak membutuhkan modal biaya yang besar. Menurutnya, membangun startup berbeda dengan membangun usaha sejenis PT atau CV, karena siapa pun yang membangun startup tidak perlu memusingkan syarat dan aspek legal, seperti pengurusan di kantor notaris atau ke kantor perizinan.
Selain mendapat pelatihan, pada kesempatan itu para peserta yang terdiri atas mahasiswa dan lulusan FT dan Filkom UB itu juga diberikan penugasan untuk membuat business plan usaha digitalnya. Para peserta terbagi menjadi sembilan kelompok, dan diminta untuk menentukan jenis usaha, kemudian mengidentifikasi target pasar dan peluang perkembangannya di masa mendatang, serta menjelaskan keunggulan yang ditawarkan oleh jenis usaha serupa.
"Secara umum ide kalian semua sudah bagus tinggal bagaimana menindaklanjutinya. Jangan hanya berhenti sampai ide saja tapi harus langsung action. Kalau ada yang bisa direalisasikan besok ya segera jalankan, jangan terlalu banyak menunggu," pungkas Herman. (Okezone.com)
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh