Senin, 04 Mei 2026

Pendidikan

Kampus Ini Sukses Dipimpin Rektor Asing

Rabu, 08 Jun 2016 13:14
Shutterstock
Ilustrasi

JAKARTA - Wacana pemerintah merekrut warga negara asing (WNA) untuk dijadikan sebagai rektor perguruan tinggi negeri (PTN) menuai banyak kritik. Hal tersebut dinilai dapat merendahkan harga diri bangsa dan belum tentu menjamin kampus menjadi lebih baik.

Sedangkan salah satu maksud wacana ini, yakni guna mendorong kampus Tanah Air menjadi berkelas dunia. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, beberapa kampus di dunia tenyata sukses meningkatkan kualitasnya saat dipimpin oleh rektor asing.

Berikut ini contoh kampus yang memiliki rektor asing tersebut.

1. King Abdullah University of Science and Technology (KAUST)

KAUST merupakan universitas pascasarjana yang hanya menyediakan program master (S-2) dan doktor (S-3). Kampus berbasis riset dan berskala internasional itu terletak di kota Thuwal, Mekkah, Arab Saudi. Berdasarkan QS World Ranking, kampus ini masuk 200 besar dunia untuk bidang teknik.

Siapa sangka, rektor pertama universitas yang berdiri pada 23 September 2009 itu bukanlah warga negara Arab Saudi, melainkan orang Singapura, yaitu Profesor Shih Choon Fong. Dia merupakan mantan rektor National University of Singapore (NUS). Kemampuannya menciptakan kampus riset unggulan tidak diragukan lagi. Kepemimpinannya selama kurang lebih lima tahun mampu membawa KAUST menjadi kampus, termasuk fakultasnya diakui secara internasional.

Setelah Profesor Shih Choon Fong, kepemimpinan KAUST kemudian digantikan oleh Jean-Lou Chameau, seorang doktor asal Prancis. Dia juga merupakan mantan rektor dari California Institute of Technology (Caltech) Amerika Serikat (AS). Hingga saat ini, Dr Jean-Lou masih menjabat sebagai rektor KAUST. Dr Jean-Lou berkomitmen untuk meningkatkan keunggulan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mempromosikan pendekatan multidisiplin dalam penelitian dan pendidikan.

2. Nalanda University

Nalanda University merupakan kampus yang terletak di Rajgir, Bihar, India. Sempat hancur karena penjajahan, kampus ini kembali dibangun oleh sekelompok negarawan dan tokoh agama yang dipimpin oleh pemenang nobel, Amartya Sen. Fokus pembelajaran di Nalanda University adalah dalam bidang humaniora, ekonomi dan manajemen, integrasi Asia, pembangunan berkelanjutan, dan bahasa.

Amartya Sen kemudian menjadi rektor pertama Nalanda University. Namun, dia tidak melanjutkan memimpin kampus di masa jabatan kedua. Posisi rektor kemudian dijabat oleh Mantan Menteri Luar Negeri Singapura, George Yeo sejak 2015 hingga sekarang.

Dalam memimpin nalanda University, George Yeo berperan sebagai kunci dalam menghidupkan kembali proses pembelajaran di sana dan mendapat banyak pujian lantaran kontribusinya terhadap hubungan masyarakat. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.