Selasa, 23 Jun 2026

Kemenag Rohul Himbau Agar Soal UN Dikerjakan Sendiri

Laporan: Fahrin Waruwu
Minggu, 03 Apr 2016 17:25
Fahrin Waruwu
Kakan Kemenag Rohul Drs H. Ahmad Supardi Hasibuan MA

ROKANHULU  – Sehubungan dengan semakin dekatnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk MA serentak di seluruh Indonesia, pada tanggal 4 s/d 6 April 2016, bertempat di masing-masing madrasah, atau gabungan beberapa madrasah, maka diharapkan agar seluruh siswa/i, mengerjakan soal UN dengan kemampuan sendiri dan tidak mencontek kawan lain.

Kebiasaan mencontek orang lain adalah bahagian dari ketidakpercayaan pada diri sendiri, yang telah dibina, dibimbing, digembleng, dididik selama tiga tahun secara intensif oleh para guru yang professional dan kompeten di bidangnya, sehingga merusak system pendidikan itu sendiri.

Salah satu tujuan dari pendidikan adalah mendidik, mencetak generasi muda harapan bangsa yang memiliki karakter, percaya pada diri dan kemampuan sendiri, sehingga ketika dia berada di tengah-tengah masyarakat, dia memiliki kemampuan untuk mengatasi problema yang dihadapinya.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, melalui press releasenya, yang disampaikan kepada berbagai media yang terbit di Prov Riau, Sabtu (2/4/2016), menjelang dilaksanakannya UN secara serentak di seluruh Proiv Riau dan bahkan di seluruh Indonesia.

Dikatakannya, selain jangan mencontek orang lain, para siswa juga diminta jangan percaya pada kunci jawaban yang biasa beredar menjelang pelaksanaan UN, sebab jika ini dilakukan, maka bisa rusak semua kertas jawaban, sebab kunci jawaban itu dipastikan hanya untuk mengacau pelaksanaan UN.

"Saya ingin sampaikan bahwa kalau ada kunci jawaban yang beredar menjelang pelaksanaan UN ini, maka tidak usah dipercayai, anggap saja angin lalu, yang akan merusak konsentrasi para siswa/i, sebab tidak mungkin rasanya kunci jawaban beredar, di tengah pengawasan UN yang sangat ketat, "tegasnya.  

Dikatakannya, rasanya sangat sulit juga untuk dipercayai, jika kunci jawaban beredar dengan leluasa di tengah anak didik, sementara pembuatan dan pencetakan soal sangat rahasia dan dijaga ketat oleh petugas. Makanya jika ada kunci soal yang beredar, saya bisa pastikan bahwa itu adalah palsu dan bermaksud mengacaukan pelaksanaan UN. (Fah)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.