Selasa, 05 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kemendikbud Tunjuk Desa Koto Tandun Tempat Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMPN

Kemendikbud Tunjuk Desa Koto Tandun Tempat Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMPN

Laporan : Fahrin Waruwu
Minggu, 15 Mei 2016 17:04
Internet
Logo Kemendikbud
PASIRPENGARAIAN- Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menunjuk desa Koto Tandun, kecamatan Tandun, kabupaten Rokan Hulu sebagai tempat seremonial peletakan batu pertama paket pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) negeri yang merupakan program pemerintah pusat dan serentak dilaksanakan se Indonesia.

Informasi ini disampaikan Pj Kepala Desa Koto Tandun, Rasono, Ahad (15/5/2016) saat acara peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Fallah desa Koto Tandun. Katanya, peletakan batu pertama tersebut akan dilaksanakan di SMPN 5 Tandun, Selasa (17/5/2016) besok.

"Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Desa Koto Tandun karena telah ditunjuk sebagai tempat peletakan batu pertama paket pembangunan SMPN ini," terang Rasono.

Diterangkannya, program paket pembanguan SMPN ini akan dilaksanakan serentak se Indonesia, dan untuk Kabupaten Rokan Hulu hanya ada dua kecamatan yang mendapat bantuan tersebut. "Rohul hanya dua kecamatan, yaitu Tambusai dan Tandun," paparnya.

Dijelaskannya lagi, paket pembangunan SMPN ini tidak menggunakan system proyek akan tetapi menggunakan sistem sewa kelola. Dimana, untuk sekolah nantinya akan dipimpin oleh kepala sekolah dan panitia pembangunan. 

"Serta diawasi oleh konsultan yang akan ditunjuk oleh pemerintah, termasuk masyarakat juga nantinya akan ikut mengawasi pembanguan sekolah ini, jika ada hal-hal yang dinilai menyalahi," ujarnya.

Lebih dari pada itu, tahun 2017 nanti, pemerintah pusat juga akan membangun SMAN di Desa Koto Tandun, dan dimintanya kepada masyarakat agar menyiapkan lahan untuk tempat pembangunannya nanti. "Karena pemerintah hanya menyiapkan anggaran, sementara untuk tempat atau lahan disedikan oleh masyarakat tempatan," himbaunya.

Lebih dalam lagi, diutarakannya Desa Koto Tandun tidak lama lagi akan melaksanakan pemilihan kepala desa, dihimbaunya agar masyarakat memilih pemimpin yang peduli dengan pembangunan.

Terkait pengelolaan dana desa, Rasono menjelaskan kepada masyarakat bahwa bantuan untuk dana desa ada tiga sektor, yakni pendapatan asli desa (PAD) bantuan pemerintah dan bantuan pihak ketiga seperti perusahaan melalui program Corvorate Social Responbility (CSR).

"CSR perusahaan harus masuk ke kas desa, karena dana ini bukan untuk kepentingan pribadi, selama ini CSR perusahaan yang ada di Desa Koto Tandun ini tidak pernah dimasukkan ke kas desa," jelasnya lagi. (fah)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.