Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Mahasiswa UNS Raih Penghargaan Internasional dari Ampas Teh dan Limbah Sayur

Pendidikan

Mahasiswa UNS Raih Penghargaan Internasional dari Ampas Teh dan Limbah Sayur

Rabu, 23 Okt 2019 09:52

Sebanyak tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil melakukan inovasi mengubah sisa pengolahan atau limbah barang yang digunakan sehari-hari menjadi sesuatu berguna. Ketiga mahasiswa itu yakni Ruby Agil Hasan (D3 Agribisnis Agrofarmaka 2017), Muh Taufiek Heryansyah (D3 Agribisnis Hortikultura 2018), dan Panji Karuniatama Putra (D3 Agribisnis Hortikultura 2018).

 Bahkan penemuan mereka itu mendapatkan dua penghargaan berupa medali emas dan penghargaan khusus dari Sri Lanka pada ajang "The 2nd World Invention and Technology Expo (WINTEX)" di Jakarta.

 Mahasiswa UNS ini mengangkat tema penelitian "Mengoptimalkan Potensi Ampas Teh, Limbah Sayur Pasar dan Kotoran Ternak sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Kemuning, Karanganyar".

 Belajar dari kegagalan

Menurut Taufiek, seorang anggota tim, hal melatarbelakangi inovasi tersebut adalah keberadaan limbah ampas teh yang melimpah di Desa Kemuning sebagai penghasil teh terbanyak di Karanganyar. "Selain itu, mata pencarian penduduk sekitar juga peternak hewan, seperti kambing dan sapi dengan limbah kotoran ternak. Tidak kalah potensialnya, terdapat pasar tradisional Kemuning, di mana banyak sayuran yang terbuang percuma atau busuk dan menjadi limbah," ucap Taufiek, seperti dipublikasikan di laman resmi UNS. Timnya melakukan persiapan awal dengan melakukan pendaftaran produk ke WINTEX untuk dikurasi dan dinyatakan lolos. Kemudian pada tahap pembuatan produk, tim ini berhasil setelah dua kali percobaan.

Teknologi Pembuatan pupuk sempat gagal pada percobaan pertama karena wadah berupa botol air mineral yang digunakan terlalu sempit. "Karena sempit dan kecil, botol itu mengeras dan penuh dengan gas. Semua pupuknya tumpah. Akhirnya kami gunakan bahan dan alat yang lebih banyak di percobaan kedua. Botolnya juga lebih besar. Setelah seminggu, produknya berhasil dan kami kemas dalam botol putih dengan daya tampung 500 mililiter," tambah Taufiek.

 Siap bersaing global

 Produk yang dihasilkan tim itu diberi nama "Tealof Wilavette (Tea Waste As Liquid Organic Fertilizer With Livestock Manure and Vegetable Market Waste)".

Mereka mengharapkan produk tersebut bisa dipasarkan pada masa mendatang. Namun, mereka akan mengkaji lebih dalam lagi mengenai harga produk supaya bisa dapat dijangkau oleh petani-petani kecil.

Selain itu, strategi pemasarannya pun akan ditinjau ulang agar mampu bersaing dengan produk sejenisnya di pasaran. "Kami juga berharap produk tersebut mendapatkan paten dari UNS. Selama kompetisi kemarin kami mendapat bimbingan dan dukungan penuh dari Bapak Raden Kunto Adi selaku Kepala Prodi D3 Agribisnis, juga admin prodi dan Sekolah Vokasi UNS,"

ungkap Taufiek. Dia pun menuturkan, WINTEX merupakan kompetisi pameran produk kelas internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA). Para pesertanya harus bersaing dengan peserta lain dari berbagai negara di dunia, serta berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Sumber:kompas.com



Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.