- Home
- Pendidikan
- Mahasiswa UNS Raih Penghargaan Internasional dari Ampas Teh dan Limbah Sayur
Pendidikan
Mahasiswa UNS Raih Penghargaan Internasional dari Ampas Teh dan Limbah Sayur
Rabu, 23 Okt 2019 09:52
Sebanyak tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil melakukan inovasi mengubah sisa pengolahan atau limbah barang yang digunakan sehari-hari menjadi sesuatu berguna. Ketiga mahasiswa itu yakni Ruby Agil Hasan (D3 Agribisnis Agrofarmaka 2017), Muh Taufiek Heryansyah (D3 Agribisnis Hortikultura 2018), dan Panji Karuniatama Putra (D3 Agribisnis Hortikultura 2018).
Bahkan penemuan mereka itu
mendapatkan dua penghargaan berupa medali emas dan penghargaan khusus dari Sri
Lanka pada ajang "The 2nd World Invention and Technology Expo (WINTEX)" di
Jakarta.
Mahasiswa UNS ini mengangkat
tema penelitian "Mengoptimalkan Potensi Ampas Teh, Limbah Sayur Pasar dan
Kotoran Ternak sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Kemuning, Karanganyar".
Belajar dari kegagalan
Menurut Taufiek, seorang anggota tim, hal melatarbelakangi inovasi
tersebut adalah keberadaan limbah ampas teh yang melimpah di Desa Kemuning
sebagai penghasil teh terbanyak di Karanganyar. "Selain itu, mata pencarian
penduduk sekitar juga peternak hewan, seperti kambing dan sapi dengan limbah
kotoran ternak. Tidak kalah potensialnya, terdapat pasar tradisional Kemuning,
di mana banyak sayuran yang terbuang percuma atau busuk dan menjadi limbah,"
ucap Taufiek, seperti dipublikasikan di laman resmi UNS. Timnya melakukan
persiapan awal dengan melakukan pendaftaran produk ke WINTEX untuk dikurasi dan
dinyatakan lolos. Kemudian pada tahap pembuatan produk, tim ini berhasil
setelah dua kali percobaan.
Teknologi Pembuatan pupuk sempat gagal pada percobaan pertama karena
wadah berupa botol air mineral yang digunakan terlalu sempit. "Karena sempit
dan kecil, botol itu mengeras dan penuh dengan gas. Semua pupuknya tumpah.
Akhirnya kami gunakan bahan dan alat yang lebih banyak di percobaan kedua. Botolnya
juga lebih besar. Setelah seminggu, produknya berhasil dan kami kemas dalam
botol putih dengan daya tampung 500 mililiter," tambah Taufiek.
Siap
bersaing global
Produk yang dihasilkan tim itu
diberi nama "Tealof Wilavette (Tea Waste As Liquid Organic Fertilizer With
Livestock Manure and Vegetable Market Waste)".
Mereka mengharapkan produk tersebut bisa dipasarkan pada masa
mendatang. Namun, mereka akan mengkaji lebih dalam lagi mengenai harga produk
supaya bisa dapat dijangkau oleh petani-petani kecil.
Selain itu, strategi pemasarannya pun akan ditinjau ulang agar mampu
bersaing dengan produk sejenisnya di pasaran. "Kami juga berharap produk
tersebut mendapatkan paten dari UNS. Selama kompetisi kemarin kami mendapat
bimbingan dan dukungan penuh dari Bapak Raden Kunto Adi selaku Kepala Prodi D3
Agribisnis, juga admin prodi dan Sekolah Vokasi UNS,"
ungkap Taufiek. Dia pun menuturkan, WINTEX merupakan kompetisi pameran
produk kelas internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Invention and
Innovation Promotion Association (INNOPA). Para pesertanya harus bersaing
dengan peserta lain dari berbagai negara di dunia, serta berbagai perguruan
tinggi negeri dan swasta di Indonesia.
Sumber:kompas.com
.
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh