Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Menag Resmikan 13 Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren se-Indonesia

Pendidikan

Menag Resmikan 13 Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren se-Indonesia

Rabu, 01 Jun 2016 12:48
Dok. Kementerian Agama

JAKARTA - Setelah sekian lama, akhirnya Kementerian Agama (Kemenag) meresmikan 13 Mahad Aly atau Perguruan Tinggi Keagamaan Berbasis Pesantren se-Indonesia. Melalui perguruan tinggi ini, para mahasiswa bisa semakin mendalami sejumlah ilmu agama yang ingin dipelajarinya.

Ke-13 Mahad Aly ini diresmikan melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 71/2015 mengenai Mahad Aly yang ditandatangani Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

"Kemenag secara resmi menerbitkan SK untuk 13 Ma'had Aly yang secara resmi diakui oleh negara," ungkapnya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu(1/6/2016).

Peresmian ke-13 Mahad Aly tersebut menjadi sejarah tersendiri. Pasalnya keinginan tersebut sudah lama diperjuangkan. Pada Mahad Aly ini terdapat sejumlah pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama Islam atau Tafaqquh Fiddin yang berbasis pada kitab kuning.

"Kitab kuning yang dimaksud adalah kitab keislaman berbahasa Arab yang menjadi rujukan tradisi keilmuan Islam di pesantren. Adapun tujuan Mahad Aly adalah menciptakan lulusan yang ahli dalam bidang ilmu agama Islam (mutafaqqih fiddin), dan mengembangkan ilmu agama Islam berbasis kitab kuning," paparnya.

Lukman juga memaparkan, Mahad Aly ini sebagai wujud pelembagaan sistematik dari tradisi intelektual pesantren tingkat tinggi. "Secara kelembagaan, posisi Mahad Aly adalah jenjang Pendidikan Tinggi Keagamaan pada jalur Pendidikan Diniyah Formal," jelasnya.

Dengan diresmikannya 13 Mahad Aly ini, Lukman menambahkan, setiap Mahad Aly hanya diperbolehkan untuk menyelenggarakan satu Program Studi. Jika lebih dari itu, maka Prodi yang dimaksudkan perlu dikembangkan menjadi pusat kajian keilmuan ke-Islaman serta kepesantrenan.

"Dengan posisi ini, maka Mahad Aly akan tetap ditempatkan sebagai lembaga khusus (khushushul-khushush) yang ada pada pesantren, sebagai lembaga kaderisasi ulama yang mumpuni dan berintegritas," tambahnya. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.