Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Pemkab Rohul Komit Mendukung Sekolah Berbasis Keagamaan

Pemkab Rohul Komit Mendukung Sekolah Berbasis Keagamaan

Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 28 Okt 2019 07:43
Humas Pemkab Rohul
Foto Upacara peringatan hari santri 2019 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Rokan Hulu Pembina Upacara Gubernur Riau Drs. H. SYAMSUAR M.Si, serta dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu H. SUKIMAN, Ketua PBNU KH. SAID AQIL SIRADJ, Kapolda Riau, Ketua PWNU Riau,

ROKAN HULU - Momen di hari Santri Nasional yang jatuh tanggal 22 Oktober 2019, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyatakan komitmen dalam mendukung pengembangan sekolah berbasis keagamaan seperti madrasah dan pondok pesantren (Ponpes) di 16 kecamatan daerah tersebut.

Selain dinilai sudah cocok dengan julukan Negeri Seribu Suluk dan karakter daerah, pengembangan sekolah madrasah dan ponpes sangat diperlukan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Rohul yang cerdas, beriman dan bertaqwa serta berakhlakul karimah.

       

Disampaikan Bupati H Sukiman, kreatifitas dari para santri yang menuntut ilmu di Ponpes dan Madrasah di Riau khususnya Rohul tidak kalah dengan kreatifitas pelajar dan siswa di sekolah umum lainnya Makanya kedepan, lembaga pendidikan agama seperti Madrasah dan Ponpes di Rohul akan mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dalam memberdayakan para pelajar dari sekolah agama itu tampil dengan inovasi-inovasi baru, tidak berkutat menuntut ilmu bidang keagamaan seperti tauhid, fiqih, tahfiz, hadis dan lainnya.

Tapi, lanjutnya, bagaiaman  anak didik di Ponpes dan madrasah mereka juga punya pengetahuan tentang seni, budaya, pertanian, perkebunan sains, tekhnologi.

''Kita akan menjadikan Ponpes dan madrasah sebagai basis pembentukan karakter generasi muda religious di Rohul. Yang mempunyai sains dan.teknologi. Pemerintah daerah optimis Ponpes memiliki peran strategis.untuk mengantar generasi muda Islam menjadi sosok yang kaya dalam

penguasaan ilmu pengetahuan, baik itu bidang agama maupun umum, sehingga kelak menjadi generasi Islam yang dapat dihandalkan dalam.segala aspek kehidupan,'' ungkap Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan, Ahad, (27/10), usai memperingati Hari Santri Nasional ke 4.tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di halaman kantor bupati Rokan Hiulu. Menurutnya, kualitas lulusan Madrasah dan Ponpes yang ada di Kabupaten Rohul harus ditingkatkan dimasa mendatang, dimana pemerintah daerah akan memperhatikan lembaga pendidikan bidang keagamaan itu,.untuk mencetak SDM Rohul yang handal, cerdas dan beriman.

Lanjutnya para santri tidak pasrah dan tunduk pada situasi yang ada, tapi bagaimana kedepan, tamatan sekolah madrasah atau Ponpes harus bangkit bercita-cita tinggi, berkomitmen dan berwawasan luas..Kendati saat ini, pengaruh informasi dan teknologi dapat mengancam generasi muda, tapi itu dapat ditangkis dengan ilmu agama di Ponpes.

''Para santri harus tetap memegang teguh nilai-nilai Islami dalam bergaul di masyarakat. Di era keterbukaan seperti saat ini, generasi muda, tak terkecuali para santri sangat rentan terpengaruh terhadap paham radikalisme dan obat-obat terlarang, serta upaya-upaya pendangkalan moral. Sebagai generasi islam yang setiap hari disuguhi dengan nilai agama, para santri pondok pesantren dapat menyebarkan nilai-nilai Islam di tengah-tengah kehidupan masyarakat,'' ujarnya.

 

Mantan Dandim Inhil itu menilai, keputusan para santri dan orang tua dari santri untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren merupakan pilihan sangat tepat. Terlebih dalam pembelajaran, pondok pesantren tidak hanya seputar pelajaran agama semata, namun memadukan dengan

ilmu umum.

       

''Santri dan alumni pesantren merupakan generasi yang memilki nilai-nilai agama, yang diharapkan mampu menjadi pelopor dan garda terdepan dalam membangun Negeri Seribu Suluk yang kita cintai ini,'' harapnya. Bupati menghimbau para santri harus terus giat belajar, setelah tamat nantinya di Ponpes, para santri hendaknya mampu melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, baik itu pendidikan formal maupun non formal.       

Karena tantangan kedepan ini sangat berat, sehingga para santri dituntut untuk menjadi SDM yang berkualitas. Jangan sampai menjadi orang yang tertinggal di bidang ilmu pengetahuan. Karena disamping menuntut ilmu dibidang keagamaan, mereka harus mampu mengkaji sains dan teknologi dengan membuat inovasi baru.

''Negeri yang kita cintai ini, senantiasa menantikan peran para santri untuk menyambut tongkat estafet dari generasi terdahulu, guna melanjutkan pembangunan. Jadilah saksi dari perubahan sejarah. Mari kita berlomba-lomba mengukir prestasi sehingga tercatat dalam sejarah peradaban di Rohul,''pungkasnya. (Fah/rilis)

 

 

 


Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.