Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Pemkab Rohul Rencanakan Akan Jadikan Pesanteren Sebagai Madrasah Suluk

Pendidikan

Pemkab Rohul Rencanakan Akan Jadikan Pesanteren Sebagai Madrasah Suluk

Laporan: Fahrin Waruwu
Selasa, 31 Mei 2016 16:27
Dok.Fahrin Waruwu
Foto H. Hasan Tanjung Al-Ustadz Bangkok dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Asisten II Setdakab Rohul, H. Syaiful Bahri, Kakan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan, Camat Bangun Purba Suharman, tokoh masyarakat,

ROKANHULU - Yudisium sebanyak 35 Santriwan/wati Pondok Pesantern (PP) Al-Kahfi Tahun Pelajaran 2015-2016, di Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Selasa (31/5), jadi untuk mengaktualisasikan julukan Negeri Seribu Suluk,  Pemkab Rohul berencan akan menjadikan pondok pesantern sebagai madrasah suluk.

Tampil sebagai penceramah saat itu, H. Hasan Tanjung atau bisa dikenal dengan Al-Ustadz Bangkok dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut), turut hadir juga mewakili Bupati Rohul, Suparman yakni Asisten II Setdakab Rohul, H. Syaiful Bahri, Kakan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan, Camat Bangun Purba Suharman, tokoh masyarakat,

Ketua Yayasan Alkahfi, H. Rasmin Damri Lubis,  menyampaikan, rencana program di pesantern yang dipimpinnya seiring dengan nama julukan Rohul yang dikenal  Negeri Seribu Suluk,  jadi henddaknya pesantern ini jadi pondasi dari folosifi tersebut.

"Sehingga di persantern akan ada ditemukan pendidikan tasauf yang dikalaborasi ilmu tasauf modren dan klasik, supaya dasar-dasar pendekatan kepada Allah, sudah dimiliki peserta diddik," terangnya.

Kemudian, Kakan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan dalam arahannya,  pendidikan pesantern termasuk itu sebagai tempat penkaderan para ulama, idealnya pendidikan pesanteran meskinya harus enam tahun, sebab di pesantern ada ciri khas tertentu dengan belajar kitab kuning.

"Jadi seorang ulama itu  harus bisa mengusai kitab kuning,  sekarang ini dunia pesantern pendidikan yang paling diminati di tengah-tengah masyarakat , meskipun biaya lebih besar bahkan ada yang bayar sampai 20 juta sampai 50 juta, namun pondok pesantern tetap menjadi primadona di masyarakat," terangnya.

Lanjutnya, sistem pendidikan internasional, itu mengambil konsep pesantern, pendidikan internasional dengan istilah boarding scholl, padahal jelas ddiketahui kalau di pesantern itu dari dulunya sudah dikenal dengan  memakai sistem asrama.

"Bahkan dipesantern juga memakai bahasa internasional yakni bahasa arab, ingris, jerman dan bahkan bahasa cina, khususnya bahasa arab banyak digukan di duania dan resmi sebagai bahasa dunian dan juga termasuk bahasa alquran," papar lagi.

Pondok pesantern diadopsi orang untuk pendidikan lainnya, Idealnya pendidikan pesantern harus enam tahun atau tujuh tahun, jadi sambungnya, kepada para santriwan/wati jangan samapi melupakan jasa guru, karena guru luar bisa pengaruh kepada kepribadian murid-muridnya.

"Setelah tamat jangan lupa untuk membangun sialturrahmi baik itu terhadap guru, sesama murid, juga dengan para orang tua wali murid, kemudian perlu kami ingatkan setelah tamat jangan langsung menikah, raih pendidikan dan cita-cita yang lebih mantap lagi sehingga bisa berguna bagi nusa dan bangsa serta agama," pungkas Ahmad Supardi.

Usai Kemenag Rohul memberikan arahan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan, melakukan penanda tangan bantuan Ruang Kelas Baru (RKB) dari Kakan Kemanag Rohul dan persemian dan penguntingan pita ruang kelas baru

Kemudian, Asisten II Bidang Ekonomi Kesra Setdakab Rohul, Syaiful Bahri membacakkan  pidato Bupati Rohul Suparman, program pembangunan agama merupkan prioritas Pemkab Rohul, karena komitmen terhadap program agama ini termasuk barometer kondisi di tengah-tengah masyarakat sendiri.

"Pendidikan keagaaman itu termasuk sesuatu yang sangat strategis, dalam pendidikan agama, saya memandang secara khususnya di lembaga pendidikan  pesantern menjadi sangat pentingsan staragik, Pemkab Rohul akan memberikan support agar ini tetap eksis menjadi lembaga pembinaan umat," sebutnya.

Jadi kedepan perlu peningkatan kualitas pendidikan, kalau bisa pendidikan pesantern ini harus enam tahun. "Kami harapkan semoga ilmu yaang diperoleh anak-anak kami dapat diterima dan dukungan  dimanfaatkan di tengah-tengah masyarakat," urainya.

Pemkab Rohul kedepan ingin menciptakan madrasah suluk berpusat di pesantern, sehingga orang suluk mengerti dasar-dasar ilmu agama Islam. "Kemudian tidak saja bahkan qori-qoriah untuk Mushabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), tidak lagi yang intans, tapi harus bina dan digembelng di lingkungan pondok pesantern, baik itu tilawah, kaligrafinya, sehingga bisa mengorbitkan bibit baru, baik untuk daerah dan nasional," pungkasnya.

Usai sambutan dari Asisten II Setdakab Rohul, sejumlah santriwan/swati Ponpes Al-Kahfi menunjukkan kobelahannya di tengah-tengah masyarakat, seperti bertarung dengan Senjata Tajam (Sajam), mematahkan besi, melopati gulung api dan lainnya.

Setelah itu satu-persatu santriwan/wati Ponpes Al-khafi, Desa Tangun, Kecamatan Bangunpura, yakni 35 lulusan yang diwisuda, menerima izasah dan mendapat sal dari Buya H. Rasmin Damri Lubis. (Fah)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.