Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Perlu Didata Lulusan SMA yang Diterima di Perguruan Tinggi

Pendidikan

Perlu Didata Lulusan SMA yang Diterima di Perguruan Tinggi

admin
Minggu, 15 Nov 2020 18:27
PEKANBARU-Sejauh ini belum ada data pasti berapa besar lulusan SMA, termasuk lulusan SLB di Riau, yang diterima di perguruan tinggi. Untuk itu, Dinas Pendidikan Provinsi Riau diminta melakukan pendataan secara pasti berapa lulusan SMA, termasuk SLB, yang dapat ditampung dan diterima di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, baik di dalam Provinsi Riau maupun di luar Provins Riau. 
Demikian antara lain rekomendasi yang dihasilkan dari Focus Group Discussion (FGD) tentang implementasi potensi lulusan SMA, SMK dan SKB memasuki perguruan tinggi dan dunia kerja yang dilaksanakan Dewan Pendidikan Provinsi Riau, di Pekanbaru, 12-14 November 2020.

FGD yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zul Ikram, itu menampilkan narasumber Staf Ahli Wakil Rektor I Universitas Riau/Wakil Dekan I FPK Universitas Riau Dr. Rahman Karnila, S.Pi, M.Si, Kasubag LPMP Provinsi Riau Dr. Yusra Afdal Kahar, M.Kom, Kasi Penempatan dan Perluasan Disnakertrans Provinsi Riau Iit Susanti, dan Fungsional Pengantar Kerja Disnakertrans Provinsi Riau Tuti, S.Sos.

Dalam siaran pers yang dikirim Dewan Pendidikan Provinsi Riau, Ahad (15/12/2020), disebutkan keberhasilan pendidikan di SMA dinilai dari seberapa besar lulusannya diterima kuliah di perguruan tinggi. Semakin banyak yang diterima di perguruan tinggi, semakin berhasil sekolah tersebut. 

Dijelaskan, Universitas Riau (Unri), sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Riau, punya komitmen tinggi untuk menerima lulusan SMA yang ada di Riau. Unri menerima 6.500-7.000 orang mahasiswa setiap tahunnya. Namun tidak semuanya berasal dari anak-anak lulusan SMA di Riau sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Menurut pihak Unri, bentuk komitmen itu ditunjukkan dengan penerimaan mahasiswa melalui beberapa jalur. Yakni, jalur Penelusuran Bibit Unggul Daerah (PBUD) dan Penelusuran Bakat dan Minat (PBM) yang semuanya menerima lulusan SMA dari Riau, diterima sebesar 15 persen. Jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) 30 persen, Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) 40 persen, dan jalur Mandiri 15 persen. Berarti 60 persen memberikan peluang untuk lulusan SMA yang ada di Riau. Sedangkan SBMPTN (40 persen) diikuti oleh seluruh lulusan SMA di Indonesia. Sayangnya, sekitar 70 persen lulusan SBMPTN ini berasal dari anak-anak lulusan SMA dari luar Riau. 
Di sisi lain, kenyataan menunjukkan mereka yang diterima melalui jalur PBUD dan PBM, serta SNMPTN, yang nota benenya berdasarkan nilai rapor, sebagian tidak dapat menyelesaikan pendidikannya di Unri alias drop out (DO). Hal ini perlu dikaji apakah nilai rapornya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, atau ada penyebab lain. 

Ditegaskan, perlu strategi khusus bagi lulusan SMA dalam memilih program studi di perguruan tinggi agar lulusan SMA lebih banyak masuk perguruan tinggi. Strategi itu antara lain, memilih perguruan tinggi pendidikan khusus (setidaknya ada 17 perguruan tinggi khusus ikatan dinas), memilih program studi yang tak terlalu banyak peminatnya, serta memilih program studi yang lebih orientasi ke dunia kerja. 
Rekomendasi lain yang disampaikan adalah meminta perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan kepada lulusan SLB diterima di perguruan tinggi negeri melalui seleksi khusus. Mereka juga meminta kepada perguruan tinggi negeri di Provinsi Riau untuk memperbesar persentase jumlah mahasiswa dari Provinsi Riau yang diterima melalui jalur PBUD, PBM dan SNMPTN.

Selain itu dirokemendaiskan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk mendukung dan menfasilitasi penyelenggaraan kegiatan lomba/seleksi tahfidz Al Quran pada tingkat kabupaten/kota dan Provinsi Riau. Sebab, hafal Al Qur'an termasuk salah satu syarat untuk bisa diterima di beberapa  perguruan tinggi tanpa jalur tes. (*)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.