- Home
- Pendidikan
- SNMPTN Tak Gratis Langgar UU
SNMPTN Tak Gratis Langgar UU
Senin, 14 Sep 2015 09:17
Ketua Panitia SNMPTN 2015 Rochmat Wahab mengatakan, usulan pemerintah itu sebenarnya akan melanggar UU Pendidikan Tinggi No 12/2012. Sebab dalam peraturan perundangan itu tertulis amanah bahwa calon mahasiswa yang akan masuk pendidikan tinggi yang diselenggarakan pemerintah secara nasional adalah gratis. Dan kebijakan tanpa biaya ini berlaku bagi semua peserta, baik yang masuk melalui jalur undangan maupun tulis. Dia pun heran mengapa pemerintah mengusulkan penghapusan subsidi itu karena harus ada revisi UU dulu sebelum diterapkan.
"(Daftar) SNMPTN bayar itu hanya akan menimbulkan masalah baru. Pemerintah harus revisi UU dulu kalau tidak akan melanggar konstitusi," kata Rochmat.
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini menjelaskan, mengamandemen UU hanya akan menghabiskan waktu karena proses di DPR pun akan lama. Belum lagi jika ada masyarakat yang menuntut pemerintah karena UU-nya mengatakan itu gratis. Meski panitia SNMPTN hanya eksekutor Kemenristek Dikti, dia ingin mengingatkan agar jangan sampai ada peraturan yang berbenturan dengan UU yang ada.
"Jangan ganggu pelaksanaan SNMPTN dengan pola rekrutmen gratis yang selama ini berjalan," imbuhnya.
Rochmat menambahkan, Oktober ini panitia SNMPTN sudah mulai bekerja. Karena itulah, dia meminta sebelum Desember sudah ada keputusan bayar tidaknya pendaftaran SNMPTN. Rochmat juga meminta isu ini jangan dijadikan polemik karena masih banyak isu pendidikan tinggi yang harus ditangani Kemenristek Dikti. Meski demikian, dia berjanji pihaknya akan membantu pemerintah jika terjadi gejolak.
"Memang subsidi itu tidak seberapa jumlahnya. Tapi itu memberikan pengaruh positif kepada masyarakat luas untuk bisa mendaftar kuliah," imbuhnya.
Rochmat menuturkan, jumlah pendaftar SNMPTN kian bertambah setelah digratiskan. Ketika masanya SNMPTN bayar pendaftaran pesertanya hanya sampai 280 ribu orang. Lalu meningkat hingga 700 ribu peserta pada tahun ini. Dia menjelaskan, mayoritas peserta SNMPTN adalah siswa siswi berprestasi sehingga mempermudah kampus mendapat mahasiswa terbaik.
"SNMPTN, yang mengundang siswa berprestasi tanpa membayar biaya pendaftaran adalah wujud keadilan pemerintah untuk memberi akses ke jenjang pendidikan lebih tinggi," tutur Rochmat.
Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan
JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan
PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif
JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon
Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik
INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk