Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Syamsuar : Mari Kita Jadikan Membaca Sebagai Kebutuhan

Pendidikan

Syamsuar : Mari Kita Jadikan Membaca Sebagai Kebutuhan

Laporan:Sahril Ramadhana
Kamis, 02 Jun 2016 18:55
Humas Pemkab Siak
SIAK - Dalam rangka mencerdaskan masyarakat Siak, Syamsuar buka Jambore Perpustakaan yang ke 4 di halaman kantor Perpustakaan dan Arsip kabupaten Siak, kamis (2/6/2016).
SIAK - Dalam rangka mencerdaskan masyarakat Siak, Syamsuar buka Jambore Perpustakaan yang ke 4 di halaman kantor Perpustakaan dan Arsip kabupaten Siak, kamis (2/6/2016).

Turut dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Perpustakaan Nasional Dedi Junaidi, Kepala Perpustakaan Provinsi, Kepala Perpustakaan Kota Pekanbaru, serta narasumber Seorang Penulis terkenal Darwis Tere Liye dan Pendongeng yang khas dengan gaya mendongeng islaminya, Daiah Lulu Susanti.

"Ada banyak cara untuk mencerdaskan anak bangsa, salah satunya ialah dengan cara mendatangkan minat baca untuk seluruh masyrakat tanpa terkecuali," sebut Syamsuar.

Kita ketahui bersama katanya, bahwa bangsa kita mulai Tahun 2016 sudah masuk ke dalam masyarakat ekonomi Asean, dimana tenaga kerja dari luar Negeri bebas untuk mencari pekerjaan di Negara kita. Ini semua tentu menjadi tantangan tersendiri bagi masyrakat Indonesia dan bagi masyarakat kabupaten Siak khususnya.

"Semua itu dilakukan agar masyarakat kita tanpa terkecuali bisa mempunyai wawasan yang luas, meskipun mereka tinggal di kampung," ujarnya.

Seperti yang kita ketahui jelasnya, bahwa minat untuk membaca buku di kalangan Masyarakat di perkampungan sangat rendah, oleh karena itu melalui Jambore ini, ia berharap minat baca bagi masyarakat yang tinggal di Perkampungan semakin meningkat. Karena dengan membaca menjadi salah satu cara untuk menambahkan wawasan masyarakat.

Dilain pihak, Plt Kepala Perpustakaan Nasional Dedi Junaidi menyebut, minat baca masyarakat Indonesia masih rendah, itu semua di tandai dengan Negara kita mendapat urutan 60 dari 61 Negara dengan jumlah masyarakat yang gemar membaca. Itu semua di dapat berdasarkan hasil penelitian dari 61 Negara dengan jumlah masyarakat yang gemar membaca.

Untuk menumbuhkan minat baca bagi masyarakat jelas Dedi, pemerintah harus menyediakan fasilitas yang memadai untuk menyokong minat masyarakat tersebut. Salah satunya adalah ketersediaan perpustakaan yang layak.

"Peran perpustakaan sebagai suatu lembaga yang menyediakan dan menyajikan informasi menjadi sangat penting, dimana informasi sudah menjadi kebutuhan primer bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali," ucap Dedi.

"Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Ibu Hera, karena Kantor Perspustakaan dan Arsip kabupaten Siak telah mendapatkan Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional. Menurut saya, Kantor yang dikepalai Ibu Hera ini telah memenuhi kriteria," ucapnya lagi.

Sementara itu, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Hera Yulwita mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah kabupaten Siak melalui kantor perpustakaan, arsip dan dokumentasi menyelenggarakan kegiatan Jambore Perpustakaan untuk setiap kampung-kampung. Acara yang diikuti 1000 peserta dari 14 kecamatan ini, terdiri dari anak-anak tingkat SD sebanyak 326 orang, remaja tingkat SMP dan SMA sebanyak 410 orang.

"Peran perpustakaan sebagai suatu lembaga yang menyediakan dan menyajikan informasi menjadi sangat penting, dimana informasi sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat," sebutnya.

Perpustakaan baru dapat dirasakan keberadaannya apabila setiap informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat dipenuhi dengan cepat dan tepat.

Selain itu tujuannya untuk menumbuh kembangkan minat dan budaya baca masyarakat, menciptakan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya perpustakaan sebagai gudang dari segala ilmu dan meningkatkan profesionalisme dan kreatifitas bagi Petugas Perpustakaan yang ada di tingkat kampung.

"Selain itu dalam Jambore Perpustakaan kita, juga menyorot anggota perpustakaan dalam hal ini ibu-ibu muda usia produktif yang akan kita pacu keterampilan mereka. Dimana setelah mereka membaca, kita meminta agar menampilkan keterampilannya, dengan catatan tidak praktek, tetapi menceritakan keterampilan itu seperti mendongeng, sehingga masyarakat tertarik dengan keterampilan mereka dan secara tidak langsung memacu perekonomian," pungkasnya.(ril/rls)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.