Selasa, 05 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Tak Berencana Kuliah, Mahasiswa ITS Ini Justru Raih IPK Tertinggi

Pendidikan

Tak Berencana Kuliah, Mahasiswa ITS Ini Justru Raih IPK Tertinggi

Rabu, 21 Sep 2016 15:04
Dok ITS

JAKARTA - Kuliah awalnya tidak menjadi rencana yang ingin dijalani oleh Renny Rahmadi Putra. Namun siapa yang menyangka, bahwa kini dirinya bisa berbangga hati. Pasalnya, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut justru bisa lulus dengan mendapatkan IPK tertinggi.

Renny sejak kecil dibesarkan di Banyuwangi. Ayahnya adalah seorang pelaut sehingga dia banyak menghabiskan hidupnya di laut. Sang Ayah yang harus menghadap Sang Pencipta lebih dulu, membuat Renny mengurungkan niatnya untuk berkuliah. Dia merasa kuliah hanya akan menghabiskan uang saja terlebih lagi kondisi keuangan keluarganya juga memburuk usai sang ayah pergi.

"Jika dalam sebuah keluarga kehilangan pemimpin keluarga (ayah), maka berdampak pada ekonomi keluarga. Jika kehilangan ibu, akan berdampak pada kasih sayang," ungkapnya Rey seperti dinukil dari laman ITS, Rabu (21/9/2016).

Saat SMA, gurunya pun menyarankan Renny untuk mengikuti seleksi undangan perguruan tinggi. Dengan prestasi yang memadai, sang guru yakni bahwa Reny bisa meraih porsi dari undangan tersebut.

"Syaratnya mudah, yang dibutuhkan hanyalah mengirimkan nilai rapor," imbuhnya.

Akhirnya Renny pun memilih jurusan perkapalan ITS. Hal tersebut dilatarbelakangi karena sang ayah adalah seorang pelaut. Renny bahkan mendapat tawaran Bidikmisi dari ITS. "Lalu saya harus menghadap petinggi-petinggi ITS untuk diwawancarai, rumah saya juga dikunjungi untuk membuktikan apakah pantas menerima beasiswa Bidikmisi," ujarnya.

Setelah empat tahun menjalani kuliah di ITS, Renny pun membuktikan kesungguhannya dengan memecahkan rekor sebagai peraih IPK tertinggi di jurusan Teknik Perkapalan yakni 3,90. Kini Renny sudah bekerja, dosen di kampusnya pun menawarinya untuk melajutkan pendidikan di negeri Sakura.

"Sebenarnya ada dosen yang menawari untuk apply beasiswa S2 di Jepang. Tapi saya pilih bekerja dahulu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga," tambahnya. (Okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.