- Home
- Pendidikan
- UN Tingkat SLTP Dilaksanakan, Wakil Bupati Rohul, Kejujuran Harus Diutamakan
Pendidikan
UN Tingkat SLTP Dilaksanakan, Wakil Bupati Rohul, Kejujuran Harus Diutamakan
Laporan: Fahrin Waruwu
Senin, 09 Mei 2016 16:38
ROKANHULU - Wakil Bupati Rohul H.Sukiman ingatkan seluruh pelaksana Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP baik penyelenggara dan peserta sebanyak 9, 129 Siswa SLTP/ MA dari 153 Sekolah SLTP/ MTS Baik negeri dan Swasta se-Rokan Hulu, yang digelar secara serentak Senin (9/5) Untuk mengedepankan kejujuran, sehingga hasilnya baik sesuai harapan kita bersama.
Demikian disampaikannya saat melaksanakan peninjauan untuk memastikan kelancaran Pelaksanaan Ujian Nasional di hari pertama ini, baik di MTSN 1 Pasirpengaraian, dan SLTP 1 Rambah.
Menurut Wabub Rohul H.Sukiman, Dari hasil tinjauan yang dilakukanya bersama Kadisdikpora H.Muhamad Zein MM, PD dan Kakan Kemenag Rohul Drs. H.Ahmad Supardi Hasibuan MA, seluruh siswa tampak siap dalam melaksanakan UN tahun ini. Ujian juga berjalan dalam kondisi tertib dan anak-anak bisa mengerjakan soal Bidang Studi Bahasa Indonesia.
"Saya Mengharapkan ujian nasional tahun ini bisa lebih baik hasilnya dari tahun kemarin," tutur Wabup Rohul H.Sukiman kepada wartawan, senin (9/5) usai meninjau pelaksanaan ujian nasional tingkat SLTP sedrajat di SLTP N 1 Rambah.
Lebih lanjut Wabup menjelaskan, Meskipun UN tahun ini, bukanlah syarat kelulusan, namun hasil UN ini sangat menetukan siswa untuk melanjutkan pendidikan Siswa ke SMA favorit serta pemetaan kelemahan pendidikan. Untuk itu, Wabup mengharapkan seluruh siswa dapat tenang dalam melaksanakan Ujian Nasional ini, dan yang terpenitng melaksanakanya dengan penuh rasa kejujuran.
Segala sesautu yang dikerjakan dengan tenang pasti hasilnya baik, apalagi pada prinsipnya, soal-soal yang di ujikan dalam ujian nasional itu sudah dipelajari jadi tinggal kejelian siswa memhami Soal yang diujikan" Sambungnya.
Sementara itu, Kadisdikpora Rohul, Muhammad Zen, menjelaskan jumlah peserta UN Tingkat SLTP 2016, sebanyak 9, 129 dengan rincian untuk SMP Negeri 5.813, SMP Swasta 924, MTS Negeri 683, MTS Swasta 1.231, Paket B 478.
"Untuk rayon I sebanyak 5.153 pelajar dengan sekolah penyelenggara 70 sekolah dengan jumlah murid 4594 pelajar, dan sekolah yang bergabung 21 dengan 559 pelajar, kemudian untuk Rayon II sebanyak 3.498 pelajar dengan rincian sekolah penyelenggara 43 sekolah sebanyak 3152 murid dan sekolah yang bergabung 19 dengan jumlah 346 pelajar," urainya.
Muhammad Zen menghimbau kepada para orang tua para pelajar yang akan mengikuti UN supaya jangan membiarkan anak-anak keluyuran, apalagi menjelangan ujian, mestinya pengawasannya harus lebih di tingkatkan lagi.
"Kita sendiri persiapan sudah matang, meskipun dengan manfaatkan apa adanya, seperti kita melakukan tambahan belajar, kemudian bimbingan UN sendiri," tukasnya (Fah)
Pendidikan
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh