Senin, 04 Mei 2026

Pendidikan

Unik, Mahasiswa UGM Kenalkan ASEAN Lewat Boneka

Rabu, 08 Jun 2016 13:17
Dok UGM
ASEAN doll, boneka untuk mengenal ASEAN.

JAKARTA - Mengenalkan ASEAN Community atau komunitas ASEAN kepada anak-anak tidak bisa hanya dilakukan dengan teori. Sebab, sosialisasi secara formal melalui sekolah belum cukup untuk membangun kesadaran mengenai ASEAN pada anak, khususnya pada usia sekolah dasar (SD).

Guna membuat anak-anak tertarik belajar tentang ASEAN, sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) membuat boneka yang kemudian diberi nama ASEAN Doll. Boneka tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat dan kesadaran anak belajar mengenai ASEAN.

"Salah satu elemen masyarakat yang penting untuk menghadapi komunitas ASEAN adalah anak-anak. Karena itu, merupakan langkah yang baik jika sosialisasi komunitas ASEAN di Indonesia dimulai dari jenjang pertama, yakni jenjang pendidikan sekolah dasar," ujar mahasiswa Fakultas Peternakan UGM, Ridwan, dinukil dari laman UGM, Rabu (8/6/2016).

Ridwan dan empat temannya, yaitu Mulia Ela Syifaurrahmah, Rifki Maulana Iqbal Taufik, Aditia Kusuma, Wahyu Galih Yudha Purnama, membuat inovasi ASEAN Doll melalui Program Kreativitas Mahasiswa di Bidang Kewirausahaan (PKM-K). Selain bermanfaat untuk alat bantu ajar, boneka ini juga mengangkat ragam budaya khas negara-negara ASEAN.

"Boneka ASEAN didesain menggunakan pakaian dengan motif atau gambar budaya khas negara-negara ASEAN, misalnya motif batik dari Indonesia, baju adat tarian Khon dari Thailand, motif gajah sebagai ikon Thailand dan lain-lain," tuturnya.

Dia menjelaskan, boneka ASEAN juga memuat penjelasan mengenai negara-negara ASEAN. Supaya lebih atraktif, Ridwan dan timnya menambahkan unsur teknologi yang mampu menjadi media pembelajaran dengan melibatkan lebih banyak indra dalam proses pembelajaranya.

"Harapannya semoga boneka ini dapat menjadi sebuah media sosialisasi yang edukatif, kreatif, inovatif, dan atraktif sehingga sosialisasi ASEAN di Indonesia benar-benar mampu menumbuhkan kesadaran anak-anak mengenai komunitas ASEAN," pungkasnya. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.