Peristiwa
Awas Tertipu Pesan Medsos yang Mengaku Bupati Azwar Anas
detik.com
Selasa, 01 Okt 2019 11:45
Seorang penerima pesan tersebut adalah Siti Aminah, warga Banyuwangi yang tinggal di Malaysia. Seperti yang diceritakan putrinya, awal September 2019 Siti menerima pesan jawaban via messenger dari akun facebook Abdullah Azwar Anas.
Sebelumnya, Siti mengirim pesan kepada akun tersebut menanyakan lowongan kerja untuk putrinya. Tak berapa lama akun tersebut membalas dan percakapan berlanjut via WhatsApp yang memberitahu ada lowongan kerja tapi harus membayar senilai Rp 3 juta via transfer ke nomor rekening tertentu.
"Saya pun sempat kontak via WhatsApp dan diberi tahu kalau jadwal pelatihan mundur dan saya dipaksa membayar Rp 1,5 juta lagi. Saya terus curiga, saya coba pancing-pancing kalau saya harus bertemu di pemda untuk menyerahkan uang cash. Tapi, alasannya selalu sibuk acara," imbuh putri Ibu Siti.
Singkat cerita, orang yang mengaku 'Bupati Anas' itu langsung mengontak Siti kembali dan meminta uang Rp 1,5 juta untuk biaya pelatihan. "Ibu saya kena gendam saja, dan mentransfer kembali ke rekening yang berbeda dari yang pertama. Dari situ saya sadar kalau kami tertipu," ujar putri Ibu Siti.
Menanggapi masalah tersebut, Sekretaris Daerah Banyuwangi Mujiono mengimbau kepada semua pihak untuk berhati-hati dalam menanggapi pesan serupa.
"Itu jelas penipuan, masyarakat jangan percaya. Akun media sosial pribadi yang dipegang langsung oleh Bupati Anas hanya di Instagram @azwaranas.a3 di mana masyarakat bisa menyampaikan laporan dan sebagainya. Adapun milik Pemkab Banyuwangi di Instagram, Facebook, dan Twitter di mana masyarakat bisa menyampaikan pendapatnya," jelas Mujiono.
Mujiono mengaku mendapat laporan dari sejumlah pihak yang merasa tertipu karena mendapat pesan dari orang yang mengaku 'Bupati Anas'. Dia mencontohkan ada koleganya yang mengaku dikirim pesan 'Bupati Anas' dan dimintai sumbangan untuk anak yatim.
Tak hanya pesan untuk mentransfer uang, sejumlah pengusaha juga menjadi sasaran penipuan. Mereka, kata Mujiono, mendapat pesan untuk segera menemui Bupati Anas di Banyuwangi.
"Sudah ada tiga orang yang mengalami hal ini. Ada yang sudah jalan sampai di Probolinggo, baru sadar kalau tertipu. Ada yang sudah sampai di Banyuwangi. Ada juga yang minta pulsa," cerita Mujiono.
Untuk itu, Mujiono kembali mewanti-wanti seluruh masyarakat agar tidak percaya setiap pesan yang diterima dari media sosial yang mengatasnamakan Bupati Anas.
"Sekali lagi, pesan yang mengatasnamakan Bupati Anas di media sosial dengan meminta pulsa atau dana itu pasti penipuan," tegas Mujiono
Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan
JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan
PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif
JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon
Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik
INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk