Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bapak Bacok Anak di Pasuruan Gara-gara Minta Uang Diamankan

Peristiwa

Bapak Bacok Anak di Pasuruan Gara-gara Minta Uang Diamankan

Sabtu, 13 Jul 2019 16:20
Detik.com
Pelaku pembacokan diamankan
PASURUAN - Polisi mengamankan Danu (60), seorang ayah yang membacok anaknya karena minta uang sambil mabuk dan marah-marah. Danu pasrah diamankan petugas di rumah.

Kepada polisi, Danu mengaku tak berniat kabur. Setelah membacok anaknya dia mendatangi rumah beberapa temannya untuk meminjam uang. Ia membutuhkan uang untuk mengobati anaknya yang terluka parah akibat sabetan sabitnya.

"Ia mengaku pergi ke rumah temannya di Kecamatan Purwosari, usai membacok anaknya. Ia mengaku mencari pinjaman uang untuk pengobatan anaknya yang habis ia bacok dan dirawat di RS Sahabat," kata Kanit Reskrim Polsek Sukorejo, Bripka Sony Julianto, Sabtu (13/7/2019).

Sony mengatakan, Danu mengaku sangat menyesal membacok anaknya. Ia mengaku tak bisa menguasai emosi karena tingkah laku anaknya sudah keterlaluan. Tak sekali-dua kali anaknya mabuk lalu meminta uang dengan marah-marah.

"Dia mengaku sangat menyesal," tutur Sony.

Sony mengungkapkan setelah diamankan pada Jumat (13/7/2019) siang dan menjalani pemeriksaan, Danu ditetapkan sebagai tersangka.

"Dijerat Pasal 44 ayat 2 UURI No 23 Tahun 2004 Sub 351 KUHP. Sekarang menjalani penahanan," terangnya.

Sementara korban yang sebelumnya dirawat di RS Sahabat, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, sudah pulih. Ia pulang ke rumah keluarganya yang lain.

"Luka sabetan sabit di kepala korban berangsur pulih. Namun, jari telunjuk tangan kiri korban terpaksa diamputasi," pungkas Sony.

Danu (60), warga Dusun Ngemplak RT 01/RW 01 Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, membacok putranya Toni Irwanto (35), Rabu (11/7). Pembacokan dilakukan karena sang ayah tak bisa menguasai emosi saat korban yang tengah 'teler' minta uang sambil marah-marah.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki