Peristiwa
Begini Awal Mula Diangkutnya Ambulans DKI yang Sempat Dikira Angkut Batu
detik.com
Kamis, 26 Sep 2019 16:39
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto menjelaskan awal mula diangkutnya mobil-mobil ambulans tersebut. Mobil-mobil tersebut diangkut di sekitar Pejompongan, Jakarta Pusat pada Rabu (25/9) malam.
"Kasus ini berawal dari adanya pengamanan oleh Brimob Polri terhadap aset Polri yang diserang yaitu Pospol Pejompongan," kata Kombes Suyudi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/9/2019).
"Di mana ketiga orang ini seolah-olah berlindung di balik mobil ambulans. Bahkan ketiganya diamankan di dalam mobil ambulans tersebut sedang membawa batu-batu di sarung celananya," jelas Suyudi.
Anggota Brimob yang saat itu melakukan pengamanan kemudian menangkap ketiganya. Polisi juga saat itu turut mengamakan ambulans-ambulans tersebut.
Ketiga orang itu yakni AN, RL dan YG. Suyudi menyebut, saat itu mereka bersembunyi di dalam mobil ambulans PMI.
"Yang di TKP itu adalah milik PMI 2 unit yang dijadikan sebagai tempat sembunyi oleh 3 tersangka ini," Suyudi seraya menjelaskan ketiganya sembunyi di dalam ambulans.
Saat ditanya apakah petugas PMI mengetahui ketiganya bawa batu, Suyudi mengatakan bahwa petugas PMI hanya memberikan pelayanan.
"Petugas (PMI) hanya menerima. Prinsipnya ambulans itu 'kan dia melayani dia nggak lihat ini dari mana-mana, dia menerima," katanya.
"Nah ini juga jadi bahan evaluasi juga ini jadi sensitif di kala petugas melakukan tindakan kepolisian kemudian ada orang yang seolah-olah dia berlindung atau pura-pura sakit, padahal dia tidak sakit, tapi dia berlindung," sambung Argo.
Ketiga tersangka saat ini masih diperiksa di Polda Metro Jaya. Ketiganya dikenakan pasal 170, 406, 212, 218, 817 KUHP dengan ancaman pidana di atas 5 tahun.
Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan
JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan
PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif
JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon
Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik
INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk